Kediri (beritajatim.com) – Cabang olahraga Esports mulai bergabung dalam multievent Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jawa Timur 2022. Cabor Esports ini biasa dimainkan oleh anak-anak hingga orang dewasa.
Komite Olahraga Nasional (KONI) Kabupaten Kediri akan menggelar kompetisi Piala Bupati sekaligus menjaring atlet dari daerah. Tujuannya untuk persiapan persiapan ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2023 mendatang.
Ketua Umum KONI Kabupaten Kediri Dedi Kurniawan menjelaskan, Esports akan diikutkan kompetisi dalam Piala Bupati karena banyak diminati oleh banyak orang.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kabupaten-kediri”]”Esports ini memang salah satu cabor yang baru diikutkan di ajang Porprov kemarin,” katanya, Selasa (13/9/2022)
Dengan banyaknya antusias game online saat ini, Dedi melihat ada potensi besar karena mereka sudah memiliki kemampuan masing-masing. Apalagi, mereka ini juga sering menggelar perlombaan seperti PES, Mobile Legend, Free Fire, dan PUBG.
“Ini adalah hal positif bagi anak-anak sehingga mereka bisa mendapatkan prestasi dalam kejuaraan baik lokal maupun Porprov nanti,” ucapnya.
Bahkan, lanjut dia, Esport ini sebagai wadah yang otomatis anak-anak yang bermain game online tidak salah sasaran. Sedangkan, di Porprov 2022 kemarin cabor Esports Kabupaten Kediri yakni PES berhasil mendapatkan medali perunggu. Oleh karena itu, ia mengaku bangga walaupun persiapannya cabor tersebut secara mendadak.
“Memang harus perlu kita kembangkan dan mendukung penuh mereka,” tutur Dedi.
Ketum KONI Kabupaten Kediri menambahkan, kejuaraan di Piala Bupati nanti akan menjaring atlet di daerah untuk direkrut dan dilakukan seleksi sebagai persiapan di Porprov 2023 mendatang.
Hingga saat ini, Kabupaten Kediri hanya mempunyai dua atlet kelahiran 2002 dan 2003 yang secara otomatis bisa bermain dua kali di ajang porprov.
“Nanti kita akan pantau pesertanya dalam Piala Bupati maupun kejuaraan lain. Saat itulah mereka yang juara akan kita jaring untuk mengikuti seleksi hingga Puslatkab,” pungkasnya. [nm/but]






