Surabaya (beritajatim.com) – KONI Jawa Timur resmi memperpanjang kemitraan strategis dengan Hope Physiotherapy sebagai langkah krusial dalam mengoptimalkan penanganan cedera dan implementasi sport science bagi seluruh atlet. Pembaruan kerja sama ini menandai periode kedua kolaborasi kedua belah pihak setelah dinilai sukses mendukung performa kontingen Jatim pada gelaran PON XXI 2024 lalu.
Ketua Umum KONI Jatim, Muhammad Nabil, menegaskan bahwa kepastian jaminan kesehatan dan pemulihan fisik merupakan kebutuhan vital yang tidak bisa ditawar bagi para atlet profesional. Fokus utama sinergi kali ini tidak hanya terbatas pada pengobatan, tetapi juga menyentuh aspek preventif guna meminimalisir risiko cedera sejak fase latihan.
Nabil secara khusus menginstruksikan agar tim fisioterapi turut memberikan edukasi teknis kepada para pelatih mengenai metode pemanasan yang tepat sesuai prinsip sport science modern. Hal ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem latihan yang lebih aman sehingga fokus atlet tetap terjaga sepenuhnya pada pencapaian prestasi tertinggi.
“Kami ingin atlet memiliki rasa aman, nyaman, dan tenang, baik saat berlatih maupun bertanding. Hope memberikan hasil yang cepat melalui manual therapy. Bahkan, beberapa atlet merasa lebih nyaman karena waktu penanganan yang lebih fleksibel dibandingkan rumah sakit,” ujar Nabil di Kantor KONI Jatim, Surabaya, Kamis (26/2/2026).
Keunggulan aksesibilitas menjadi alasan kuat KONI Jatim kembali memilih Hope Physiotherapy karena telah memiliki jaringan cabang yang luas di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Kemudahan mobilisasi ini sangat membantu para atlet dari berbagai cabang olahraga untuk segera mendapatkan perawatan intensif tanpa hambatan birokrasi yang rumit.
Sementara itu, Owner Hope Physiotherapy, Jovita Elizabeth Simon, mengungkapkan bahwa keberlanjutan kerja sama ini adalah bentuk dedikasi nyata pihaknya terhadap kemajuan olahraga di Jawa Timur. Jovita berkomitmen untuk menjaga standar layanan tinggi yang telah terbangun guna memastikan kesembuhan total atlet menjadi prioritas yang utama.
“Ini adalah bentuk penghormatan dan pengabdian kami untuk nama baik Jawa Timur. Kami berkomitmen mendukung penuh ambisi KONI Jatim untuk meraih predikat juara umum pada ajang nasional mendatang. Sangat membanggakan bisa membantu menyembuhkan atlet hingga mereka mampu bersaing di kancah internasional,” kata Jovita.
Hope Physiotherapy sendiri dikenal memiliki rekam jejak profesional yang mumpuni, termasuk statusnya sebagai mitra medis resmi bagi klub sepak bola kebanggaan warga Surabaya, Persebaya. Integrasi antara teknologi medis terkini dan pendekatan fisioterapi personal diyakini mampu menjaga kebugaran fisik atlet Jatim dalam menghadapi persaingan kompetitif.
Melalui kolaborasi ini, KONI Jatim optimistis target meraih gelar juara umum pada berbagai ajang nasional berikutnya dapat terealisasi berkat dukungan medis yang solid. Kesiapan fisik yang prima menjadi modal utama bagi para atlet untuk terus mengharumkan nama Jawa Timur di panggung olahraga nasional maupun internasional. [way/beq]






