Jakarta (beritajatim.com) – Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman mengimbau KONI Jawa Timur (Jatim) untuk lebih meningkatkan kualitas pembinaan atlet, menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 yang digelar di NTB-NTT.
Dalam pertemuan audiensi di Kantor KONI Pusat, Marciano menekankan pentingnya kompetisi berkualitas di tingkat kabupaten/kota dan provinsi sebagai langkah awal dalam mempersiapkan atlet menuju kompetisi nasional.
Marciano juga menyoroti sejumlah terobosan kompetisi yang diluncurkan oleh KONI Pusat, seperti Indonesia Martial Art Games (IMAG), Indonesia Beach Games, dan Indonesia Indoor Games, yang akan digelar setiap dua tahun sekali di seluruh Indonesia.
Ia berharap event-event ini dapat berfungsi sebagai Kejuaraan Nasional untuk berbagai cabang olahraga, dengan melibatkan kolaborasi erat antara induk cabang olahraga dan tuan rumah penyelenggara.
“Saya ingin event-event tersebut juga menjadi Kejuaraan Nasional Cabang Olahraga, sehingga ada kolaborasi antara induk cabang olahraga dan tuan rumah. Saya tidak mau olahraga ini jadi beban, kita yang mengelolanya harus membuat olahraga bisa memberikan kontribusi positif bagi pemerintah,” kata Marciano dalam keterangan resminya.
Selain itu, Marciano juga mengupayakan Surat Keputusan terkait cabang olahraga PON XXII/2028 di NTB-NTT keluar pada Desember mendatang.
Sementara itu, Ketua KONI Jatim M. Nabil berkomitmen untuk mempersiapkan atlet sejak dini agar siap bersaing di tingkat dunia.
Nabil berharap surat keputusan terkait cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada PON 2028 segera dikeluarkan, agar persiapan atlet dapat dimulai secepatnya.
“Kami berharap keputusan soal cabang olahraga segera diumumkan. Dengan adanya kepastian ini, kami bisa mempersiapkan atlet dengan lebih optimal,” ujar Nabil.
Nabil juga menyampaikan bahwa beberapa cabang olahraga di Jawa Timur akan dipersiapkan lebih awal melalui Program Pelatihan Daerah (Puslatda), dengan dukungan penuh dari Gubernur Jawa Timur. [faw/suf]






