Surabaya (beritajatim.com) – Kongres ke VIII Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) di Islamic Center, jalan Dukuh Kupang Surabaya, Minggu (26/02/2023) diisukan kisruh dan diserahkan kepada putusan Syarikat Islam.
Menanggapi hal tersebut, Dandi Amar Rizky B, Ketua Panitia Lokal (Panlok) Kongres SEMMI menegaskan jika kongres dalam keadaan kondusif dan aman. Bahkan, ia menjamin jika semua yang terjadi di dalam kongres murni karena dinamika perbedaan pendapat biasa.
“Saya tegaskan ya, kegiatan Kongres berjalan on the track sesuai waktu yang dijadwalkan. Bila pun ada dinamika itu wajar-wajar saja, ya yang namanya semangat kaum muda mahasiswa,” ujar Dandi Amar, Senin (27/02/2023) dini hari.
Menurut Amar, isu kongres SEMMI ricuh dibuat oleh sejumlah oknum-oknum yang tidak ingin kongres SEMMI sukses. “sengaja dimainkan oleh oknum-oknum bahkan gelagat penyusup ada dalam arena Kongres. Hal yang tidak bertanggung jawab agar mengganggu suasana hati dan memecah belah peserta Kongres,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”2″ tag=”mahasiswa”]
Amar menegaskan jika kongres yang terselenggara telah melewati semua proses sidang pleno dan agenda lainnya hingga dilanjutkan agenda pemilihan ketua umum. Ia menuturkan agar kongres SEMMI tidak dinodai dengan isu-isu liar yang bisa memecah kesolidan para anggota.
“Yang terpenting kegiatan Kongres ini tidak disusupi dalang yang memprovokasi, bahkan mencoba buat forum sendiri. Ini (Kongres) adalah Peristiwa sejarah makanya saya setuju disebut sebagai sebuah warisan (legasi) buat Indonesia,” pungkasnya. (ang/ted)






