Jember (beritajatim.com) – Komunitas pegiat seni hadrah di Kabupaten Jember, Jawa Timur mendukung pencalonan presiden Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar. Mereka ingin Muhaimin memperjuangkan kebudayaan sebagai panglima pembangunan sebagaimana pernah dicetuskan mantan Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia itu.
“Satu-satunya kader NU yang bisa menjembatani kegiatan budaya seperti ini dan membentengi agar jangan sampai punah, cuma Gus Muhaimin,” kata Fathur Ribet, koordinator pegiat seni hadrah, di sela-sela deklarasi dukungan di Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Jember, Rabu (28/3/2023).
Ribet dan kawan-kawan prihatin dengan kondisi kegiatan seni budaya hadrah yang mulai ditinggalkan anak-anak muda. Perhatian anak-anak muda kini lebih pada permainan dalam jaringan (game on line). Menurut Ribet, dibutuhkan presiden seperti Muhaimin yang bisa diterima semua kalangan, termasuk anak-anak muda. “Gus Muhaimin adalah sosok muda yang akan membawa Indonesia lebih baik lagi,” katanya.
Seni hadrah, menurut Ribet, memiliki nilai-nilai religius, yakni mencintai Allah dan Rasul Muhammad SAW. Kesenian ini akrab dengan kalangan masyarakat bawah, terutama NU. “Gus Muhaimin selama ini memiliki kepedulian terhadap masyarakat bawah,” katanya.
Gus Muhaimin sudah dikenal sangat baik di kalangan NU sebagai keturunan ulama pendiri NU, KH. Bisri Syansuri. “Kami bersama teman-teman (pegiat seni Hadrah) akan memberi dukungan dan bertekad memenangkan Gus Muhaimin menjadi Presiden RI pada 2024. Maju terus, Gus,” kata Ribet. [wir]






