Pamekasan (beritajatim.com) – Bek Madura United FC, Haudi Abdillah menilai rekan setimnya memiliki motivasi tinggi untuk membawa Laskar Sape Kerrab, segera keluar dari zona merah degradasi di kompetisi domestik, Liga 1 2024-2025.
Hal tersebut disampaikan Haudi Abdillah menjalang laga tandang timnya ke markas PSIS Semarang, pada laga pekan ke-26 Liga 1 di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (16/3/2025) besok malam.
Terlebih saat ini, tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, masih tercecer di dasar klasemen dengan torehan 21 poin berkat hasil 5 kali menang, 6 kali imbang, serta 14 kali kalah dari 25 laga yang dijalani. Bahkan sepanjang kompetisi bergulir, mereka baru memasukkan 25 gol dan kebobolan sebanyak 47 gol.
Terlebih kemenangan atau tambahan 3 poin dari markas PSIS Semarang, bisa membuat timnya menyamai torehan poin calon lawan, sekaligus berpotensi membawa timnya keluar dari zona merah degradasi.
“Kami tidak mau menyerah, meski jadwal padat dan kondisi fisik diuji, semangat kami tetap membara. Kami akan tampil maksimal dan berusaha meraih kemenangan untuk segera membawa tim keluar dari zona degradasi,” kata Haudi Abdillah, Santu (15/3/2025).
Sebelumnya juga disampaikan Pelatih Madura United, Angel Alfredo Vera yang menilai anak asuhnya memiliki motivasi tinggi untuk mencuri poin di markas PSIS Semarang, guna mengakhiri oase tertahan di zona merah degradasi.
“Kami tahu kondisi tim sedikit kelelahan, tapi kami datang ke sini (Semarang) bukan untuk menyerah. Tapi kami ingin menang dan membawa pulang 3 (tiga) poin,” ungkap Angel Alfredo Vera.
Terlebih saat ini mereka juga memiliki motivasi tinggi usai memastikan diri lolos ke babak semifinal AFC Challenge League 2024-2025, khususnya usai menyingkirkan Tainan City FC pada babak perempat final ajang internasional tingkat Asia.
“Melihat kondisi ini, semua pemain siap bertarung hingga akhir (pertandingan) demi meraih hasil terbaik, yaitu menang dan segera keluar dari zona merah degradasi,” pungkas juru taktik berkebangsaan Argentina. [pin/kun]






