Banyuwangi (beritajatim.com) – Kabupaten Banyuwangi terus menjalin silaturahmi antar lini. Seperti yang terbangun jalinan silaturahmi bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama di Banyuwangi.
Hal ini ditunjukkan saat Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani hadir dalam kegiatan halal bihalal yang digelar PCNU Banyuwangi. Bahkan dalam acara itu tutut hadir lengkap para pengurus NU.
Mulai jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah di tingkat Cabang hingga MWC NU, badan otonom, dan lembaga. Tampak sejumlah kiai sepuh Banyuwangi. Mulai dari KH. Zainullah Marwan, KH. Fakhrudin Mannan, KH. Abdillah Mukhtar, KH. Muwafiq Amir, dan sejumlah kiai lainnya.
“Selama ini, Pemkab Banyuwangi telah banyak membantu NU. Ada banyak program-program yang telah dilakukan secara sinergis. Ini tentu perlu untuk terus dilanjutkan,” kata Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi KH Ali Makki Zaini, Kamis (20/5/2021).
[berita-terkait number=”5″ tag=”PCNU”]
Ali Makki Zaini atau sering disapa Gus Makki menyebut, dukungan NU terhadap pemerintahan, tidak sekadar tuntutan konstitusional. Namun, telah menjadi ajaran agama yang harus ditaati. Mengutip dari kitab Bugyatur Mustarsyidin, seluruh umat Islam wajib menaati pemerintahan yang sah selama bertujuan untuk kemaslahatan rakyat. “Bagi kami, mendukung pemerintahan yang sah ini adalah ajaran agama. Syariat yang harus kami taati,” terangnya.
Sementara itu, Bupati Ipuk menyambut baik ajakan dari NU Banyuwangi tersebut. “Kolaborasi pemerintah dengan berbagai kalangan akan mendorong program-program semakin cepat terlaksana,” ujar bupati yang baru dilantik pada 26 Februari 2021 tersebut.
Rais Syuriah NU Banyuwangi
KH. Zainullah Marwan mendoakan agar ke depan sinergitas antara Pemkab Banyuwangi dan Nahdlatul Ulama dapat melahirkan kemaslahatan bagi seluruh rakyat.
“Jika antara NU dan pemerintah bisa bersinergi, maka kami yakin akan bisa mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Banyuwangi,” ungkap Rais Syuriyah PCNU Banyuwangi tersebut. (rin/kun)






