Blitar (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk pertama kalinya berziarah ke Makam Bung Karno di Kota Blitar. Dalam ziarah itu, Khofifah bersama puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Blitar.
Khofifah terlihat khusyuk berdoa bersama Ketua DPD GMNI Jatim, Edwin Rilo Pambudi di samping pusara makam Bung Karno.
Kegiatan ziarah ini pun menimbulkan sejumlah spekulasi mengenai arah politik dari Khofifah Indar Parawansa. Sebab, selama ini Gubenur Jatim itu disebut-sebut masuk sebagai bursa bacawapres (bakal calon wakil presiden) baik untuk Anies Baswedan maupun Ganjar Pranowo.
Dengan kegiatan ziarah ini pun, sejumlah masyarakat menduga Khofifah merapat dan siap untuk maju sebagai Bacawapres Ganjar Pranowo. Pernyataan itu pun langsung dibantah oleh Khofifah Indar Parawansa usai berziarah.
“Bukan-bukan jadi ini adalah pemuda GMNI kemudian ada materi untuk saya, saya diminta menyampaikan tri sakti Bung Karno. Kalau bicara pemikiran-pemikiran besar Bung Karno lebih baiknya kami bareng-bareng berziarah ke makam Bung Karno,” kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.
Baca Juga:
Gubernur Jatim Khofifah Ziarah Makam Bung Karno Bareng Pimpinan Mahasiswa ‘Cipayung Plus’
Khofifah menyebut bahwa kegiatan ini juga bertepatan dengan haul Bung Karno yang jatuh pada bulan Juni. Sehingga ziarah ini, sengaja dilakukan juga untuk memperingati haul Bung Karno.
“Kebetulan ini Bulan Bung Karno, momentumnya ketemu. Mungkin kawan-kawan GMNI sudah menghitung bikin Rapimda di Bulan Bung Karno. Karena acara (Rapimda) diadakan di Surabaya, akhirnya dibikin sekalian ke Blitar, supaya napas dan semangat nasionalisme kebangsaan lebih kuat,” jelasnya.
Menurutnya, saat ziarah di Makam Bung Karno, tidak hanya bersama GMNI, tapi sejumlah organisasi mahasiswa lain seperti HMI, PMII, GMKI, PMKRI, SMMI dan IMM juga ikut ziarah di Makam Bung Karno.
“Di makam (Bung Karno) tidak hanya GMNI, tapi ada HMI, ada PMII, ada GMKI, ada PMKRI ada SEMMI, ada IMM. Akhirnya (kelompok) Cipayung bersama-sama ziarah (di Makam Bung Karno). Tapi, penutupan Rapimda GMNI Jatim juga dilakukan di sini (Makam Bung Karno),” ujar Khofifah.
Baca Juga:
Bongkar Rahasia! Putin Ternyata Mewarisi Azimat Bung Karno
Sementara itu Ketua DPD GMNI Jatim, Edwin Rilo Pambudi, mengatakan alasan mengundang Gubernur Khofifah di acara itu sebagai bentuk sinergi antara mahasiswa dan pemerintah. Saat ditanya apakah Khofifah tepat untuk mendampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024, Edwin juga enggan berkomentar.
“Wah, itu bukan domain saya. Ini hanya untuk sinergi pemerintah dengan mahasiswa. Ke depan, kami juga akan mengundang tokoh-tokoh nasional lainnya,” katanya.
Ketua DPD GMNI Jatim itu menyebut bahwa Khofifah Indar Parawansa merupakan salah satu simbol nasionalis. Sehingga GMNI Jatim memberikan kesempatan bagi Gubernur Jatim untuk memberikan materi mengenai Tri Sakti.
GMNI Jatim menegaskan bahwa kegiatan ziarah ini merupakan bentuk sinergitas antara mahasiswa dan Pemerintah Provinsi, bukan urusan politik 2024.
“Katanya kami akan mengundang tokoh nasionalis lainnya,” tandasnya. [owi/beq]






