Lumajang (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi rumah duka korban tanah longsor di Desa Taman Ayu, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Senin (02/11/2026).
Khofifah didampingi Bupati Lumajang Indah Amperawati dan jajaran Forkopimda melayat langsung ke rumah duka yang ditinggalkan almarhum Imron Rosadi (40) dan anaknya Hilya (9).
Kedatangan orang nomor satu di Jawa Timur tersebut disambut tangis keluarga korban longsor yang masih berkabung, dan suasana penuh kesedihan mewarnai pertemuan tersebut.
Selain melakukan takziah, saat kunjungan itu gubernur dan bersama jajaran juga memberikan bantuan, sejumlah uang tunai, sembako, serta material bangunan kepada keluarga korban.
Khofifah secara langsung menyampaikan belasungkawa dan keprihatinannya terhadap korban jiwa dari peristiwa bencana tersebut.
“Mudah-mudahan keduanya mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah. Kami turut berduka kejadian longsor di Pronojiwo ini sampai ada korban meninggal dunia,” ucap Khofifah di Lumajang, Senin (2/11/2026).
Menurutnya, kondisi cuaca di Jawa Timur sedang berada di fase pancaroba atau transisi musim dari kemarau ke hujan.
Di satu sisi, kekeringan dan kelangkaan air bersih masih terjadi di beberapa wilayah, sehingga dropping air bersih masih terus dilakukan.
Ia juga menyoroti hujan yang sudah mulai turun justru menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti di Lumajang.
Khofifah meminta agar kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman bencana hidrometeorologi di musim pancaroba lebih ditingkatkan.
“Kewaspadaan masyarakat terhadap bencana itu harus dilakukan berlapis. Jadi, saat musim kemarau belum selesai, memang sudah darus dilakukan antisipasi musim hujan,” ungkapnya. (has/aje)






