Jombang (beritajatim.com) – Ketua TP (Tim Penggerak) PKK Kabupaten Jombang Wiwin Isnawati Sumrambah menghadiri launching Griya Lansia Nastiti yang ada di Jl Sulawesi, Desa Plandi, Kecamatan Jombang, Jumat (22/4/2022). Launching rumah untuk merawat lansia secara gratis ini ditandani dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Ketua Yayasan Nastiti Jombang Peduli, Titik Eliana Astutik.
Acara tersebut semakin gayeng karena dikemas dengan acara buka bersama. Puluhan undangan hadir di acara tersebut. Selain para relawan sosial, juga hadir sejumlah pejabat dari Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang. Sebagai awalan, salah satu pengurus Yayasan Nastiti Peduli Jombang memaparkan profil lembaga sosial tersebut.
[berita-terkait number=”5″ tag=”lansia”]
Yayasan Nastiti bermula dari ibu-ibu pengajian. Dari kegiatan pengajian itu kemudian melebar ke wilayah sosial. Mereka kerap memberikan bantuan untuk fakir miskin, lansia, hingga ODGJ (orang dengan gangguan jiwa). Sesuai dengan geraknya, kegiatanya sosial tersebut diberi nama Jombang Peduli.
“Bermula dari tahun 2020, yakni jamaah pengajian. Selama itu kita terus melakukan bakti sosial, memberikan bantuan kepada orang yang membutuhkan. Mulai fakir miskin, lansia yang tidak dirawat oleh keluarganya, hingga bantuan kepada ODGJ,” kata Ketua Yayasan Nastiti Jombang Peduli, Titik Eliana Astutik, di sela acara.
Walhasil, seiring laju waktu, Komunitas Jombang Peduli ini sudah terdaftar dan berbadan hukum. Lembaga ini dikukukan dalam akta notaris dengan nama Yayasan Nastiti Jombang Peduli. Selain bakti sosial, yayasan ini juga membangun Griya Lansia. Lokasinya berada di belakang rumah Titik Eliana Astutik. Griya tersebut bergerak di bidang sosial, utamaya merawat lansia secara gratis. “Setelah lebaran mulai beroperasi. Sementara kapasitasnya masih 10 lansia,” kata Bu Titi, panggilan akrab Titik Eliana Astutik.

Tentu saja, kegiatan sosial yang dilakukan Yayasan Nastiti Jombang Peduli mendapat apresiasi dari Ketua PKK Jombang Wiwin Isnawati Sumrambah. “Apa yang dilakukan Jombang Peduli sangat luar biasa. Dari jamaah pengajian, hingga berkembang menjadi yayasan. Tidak semua orang bisa melakukannya. Saya mengapresiasi,” kata Wiwin dalam sambutannya.
Hal serupa juga diungkapkan Kasi Kesehatan Kelaurga dan Gizi Masyarakat, Dinas Kesehatan Jombang Titik Ulfah. Menurut Titik, Griyan Lansia Nastiti juga harus menyiapkan tenaga perawat. Karena dalam merawat lansia harus rutin melakukan pemeriksaan kesehatan. Mulai tensi darah, dan kesehatan lainnya.
Titik juga menyerankan agar Griya Lansia Nastiti melakukan studi banding ke lembaga lain yang sudah berjalan. Semisal pondok lansia yang ada di Desa Pulo Lor Kecamatan/Kabupaten Jombang. Dari situ bisa belajar soal teknis perawatan terhadap lansia.
“Kami dari Dinkes Jombang memberikan apresiasi kepada Yayasan Nastiti Jombang Peduli yang telah melaunching Griya Lansia. Nanti bisa kerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) terkait pemeriksaan kesehatan bagi lansia,” ujar perempuan berjilbab ini. [suf]






