Bondowoso (beritajatim.com) – Laga kualifikasi piala dunia putaran ketiga grup C mempertemukan timnas Australia vs Indonesia, Kamis (20/3/2025) sore WIB.
Sebab laga digelar sore hari di bulan ramadhan, banyak kelompok masyarakat menggelar nonton bareng sembari Ngabuburit menunggu masuknya waktu berbuka puasa.
Di Bondowoso pun demikian. Ada beberapa titik nobar. Salah satu yang menggelar adalah Camat Curahdami. Pendopo pun dipenuhi puluhan warga yang hadir.
Antusias masyarakat bertambah sebab ada doorprize yang menanti di sela jeda babak pertama.
Pada menit kelima, penonton sempat bersorak sejenak usai kapten timnas Indonesia, Jay Idzes mendapatkan peluang emas.
Set piece dari tendangan bebas Calvin Verdonk disambut tandukan Bang Jay, sapaan akrabnya. Sayang sundulan ke pojok kanan atas gawang timnas Australia itu berhasil ditepis kiper Mattew Ryan.
Semangat penonton kembali membara saat timnas Garuda dihadiahi penalti usai striker Rafael Struick dilanggar di kotak terlarang.
Kevin Diks ditunjuk sebagai algojo tendangan 12 pas. Namun sayang tendangan bek kanan itu membentur mistar gawang.
Kegagalan ini adalah kedua kalinya yang dialami oleh Kevin Diks dari total 14 percobaan. Sejauh ini, Diks telah mencetak 12 gol dari titik putih.
“Yaaaah…,” pekik para penonton dengan nada kecewa. Banyak yang memegang kepalanya tanda tak percaya. Ada juga yang sudah kadung merekam video tapi langsung mematikan modenya.
Timnas Indonesia memang menguasai permainan dengan mencatatkan penguasaan bola di atas 60 persen. Namun timnas Australia bermain jauh lebih efektif.
Hanya di babak pertama saja, Tim Kangguru berhasil membombardir timnas Indonesia 3 gol tanpa balas. Masing-masing melalui penalti Boyle menit 18, tendangan one on one dari Velupillay menit 20 dan sontekan rebound Irvine di menit 30.
Pada jeda babak pertama, sebagian penonton memilih meninggalkan lokasi. Namun ada juga yang tertahan. Pembagian doorprize dilakukan. Hadiah itu kerjasama Camat Curahdami dengan BRI Unit setempat.
Pada babak kedua, timnas Indonesia semakin tertinggal jauh usai kebobolan dari situasi bola mati. Tendangan pojok akurat Goodwin disambar tandukan Miller di menit 60.
Tertinggal 0-4, Indonesia bermain lebih menyerang. Hasilnya, striker murni Indonesia, Ole Romenij berhasil menggetarkan jala gawang Australia di menit 78.
Tapi alih-alih menipiskan ketertinggalan, Indonesia kembali kebobolan di menit 90 lewat skema tendangan pojok lagi. Kali ini, Irvine mencatatkan bracenya di laga itu.
Camat Curahdami, Raden Saudia Yourdan Islami Taufik mengatakan, nobar ini digelar atas permintaan masyarakat Kecamatan Curahdami.
“Tidak hanya warga di kelurahan/kecamatan Curahdami saja. Tadi juga ada yang dari Desa Locare hingga Petung yang datang,” tutur Yourdan.
Nobar Timnas Indonesia juga akan kembali digelar di Pendopo Curahdami saat Timnas Indonesia akan menjamu Bahrain pada Selasa (25/3/2025) malam mendatang pukul 20.45 WIB.
“Kami akan sediakan layar yang lebih besar. Sebab laga digelar malam. Terlebih kita tuan rumah dan ada ‘sejarah’ di leg Pertama lalu. Pastinya laga akan lebih seru,” yakin Yourdan. (awi/ted)






