Surabaya (beritajatim.com) – Wali Kota Eri Cahyadi merespon baik pelaksanaan proyek Kereta Api Perkotaan atau Surabaya Regional Railway Line (SRRL) dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.
Kereta api perkotaan direncanakan akan dibangun dengan menghubungkan jalur metropolitan Surabaya-Sidoarjo dan Surabaya-Gresik. Sebagai program inisiatif kunci yang mendukung prioritas pembangunan nasional untuk tahun 2025-2029.
“Proyek SRRL dari kementerian sudah berjalan. Jadi nanti insyaallah juga ada Dubes dari Inggris yang akan bertemu dengan provinsi untuk menjalankan SRRL, menggabungkan antara Surabaya-Sidoarjo dan Surabaya-Gresik,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Kamis (18/9/2025).
Eri mengungkapkan bahwa Surabaya dikelilingi oleh beberapa wilayah penyangga. Oleh karena itu, sistem transportasi massal harus turut melibatkan kawasan aglomerasi, bukan hanya terbatas di dalam Kota Surabaya.
“Enggak mungkin saya membatasi kendaraan yang dari Sidoarjo dan Gresik. Kalau yang namanya transportasi umum itu hanya di lingkup Surabaya, padahal yang banyak masuk itu adalah luar Surabaya, maka kita harus bisa menjadikan transportasi umum yang melibatkan aglomerasi,” jelasnya.
Meskipun begitu, Eri juga menekankan pentingnya keberpihakan terhadap moda transportasi lokal yang sudah berjalan. Ia berharap proyek SRRL tidak mengganggu sistem transportasi yang sudah ada di masing-masing daerah penyangga.
“Alhamdulillah matur nuwun (terima kasih) nanti kita akan lakukan. Tapi yang terpenting tadi karena banyak masukan dari kita. Ketika ada aglomerasi, ada transportasi, jangan mematikan transportasi yang sudah ada di wilayah Sidoarjo, wilayah Surabaya, dan wilayah Gresik,” pungkasnya. (rma/but)






