Gresik (beritajatim.com) – Siswa Smamio Gresik (SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik), M.Fadel Thoriq Dharmawan (18), tiba-tiba namanya viral di medsos. Pelajar kelas XII itu, diterima di tiga perguruan tinggi ternama di dunia. Yakni, The University of British Columbia Faculty of Arts, Arts Program, University of Toronto Scarborough Faculty of Arts Science, Studies of Humanities, dan University of Toronto, St George Faculty of Arts Science, Social Science and Humanities.
Dari tiga perguruan tinggi ternama di dunia itu. M. Fadel Thoriq Dharmawan memilih University of Toronto, St George Kanada melalui jalur beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dibiayai oleh pemerintah.
Sebelum diterima di perguruan tinggi luar negeri. M. Fadel Thoriq Dharmawan menceritakan dirinya diminta membuat esai terlebih dulu saat mendaftar. Selanjutnya, pelajar SMA itu mengikuti bimbingan bagaimana menulis esai yang baik dan benar yang diarahkan oleh sekolahnya. Penulisan esai menjadi persyaratan wajib saat mendaftar ke perguruan tinggi di luar negeri.
[berita-terkait number=”5″ tag=”beasiswa”]
“Dari situ saya mempelajari membuat penulisan esai supaya pembaca bisa tahu apa yang ditulis. Sebab, tiga perguruan tinggi di luar negeri itu ada pertanyaan sendiri-sendiri. Selain itu, saya juga mencantumkan portofolio tes International English Language Testing System (IELTS),” ujarnya, Jumat (31/03/2023).
Prestasi yang dimiliki M.Fadel Thoriq Dharmawan juga mentereng. Putra dari pasangan Dian Paluppi Kridianti dan Darmawan Tri Hartanto itu juga meraih prestasi di sejumlah perguruan tinggi. Salah satunya ikut lomba debat Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.
Alasan pelajar asal Gresik itu memilih perguruan tinggi di luar negeri, tidak lain ingin menyetarakan diri di negara maju, dan cita-cita ini sudah diimpikan sejak dirinya duduk di bangku SMP. “Saya memilih University of Toronto, St George di Kanada. Sebab, perguruan tinggi ini memiliki kualitas tinggi dari dua universitas lainnya. Setelah selesai studi disana, saya ingin bekerja di kedutaan negara Inggris di Indonesia,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dari angkatan dirinya ada 1.000 siswa yang mendaftar. Namun, dari jumlah itu hanya 300 siswa yang diterima. Sedangkan dari Kabupaten Gresik ada dua orang yang terpilih, dan proses pendaftarannya dilakukan sejak Oktober 2022 lalu.
Sementara itu, Wakil Kepala SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB bidang Humas Rusdiah Arifaini menyatakan pihak sekolah turut bangga, dan ini diharapkan menjadi pembuka selanjutnya bagi adik-adik di kelasnya.
“M.Fadel Thoriq Dharmawan merupakan siswa kedua kami yang diterima di perguruan tinggi di luar negeri. Sebelumnya ada satu siswa kami juga diterima di perguruan tinggi di negara Rusia,” pungkasnya. [dny/kun]






