Mojokerto (beritajatim.com) – Kepala SMPN 5 Mojokerto, Nono Purnomo, mendapat amanah baru dari Pemerintah RI, yakni untuk menjadi kepala sekolah di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh, Arab Saudi. Nono pun bertemu dengan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari untuk berpamitan.
Penuh kehangatan dan kekeluargaan bersama sang istri, Nono bertemu Ning Ita (sapaan akrab, red) di Ruang Sabha Pambojana, Rumah Rakyat, Kota Mojokerto, Minggu (16/3/2025). Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita memberikan doa dan pesan agar tugas tersebut dapat berjalan lancar dan penuh berkah.
“Semoga perjalanan dan proses selama bertugas diberkahi ketenangan dan kelancaran hingga kembali ke tanah air. Semoga panjenengan dapat menjadi duta Kota Mojokerto di kancah internasional yang mempromosikan Kota Mojokerto untuk masyarakat global sehingga lebih dikenal,” ungkapnya.
Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini juga berharap selama menjalankan tugas di KBRI Riyadh, inovator Brantas Tuntas dan Adi Pintar ini bisa menjadi duta Kota Mojokerto di kancah internasional.
Sementara itu, Kepala SMPN 5 Mojokerto, Nono Purnomo, mengatakan tujuannya bertemu Ning Ita selain berpamitan juga untuk mohon petunjuk dan motivasi. “Saya berharap agar semangat Kota Mojokerto, terutama Spirit of Majapahit, dapat selalu saya bawa dalam setiap langkah saya di sana,” katanya.
Ia menyampaikan, jika dalam tugasnya sebagai Kepala Sekolah tidak hanya bertanggung jawab atas pendidikan, namun juga akan mengemban misi kebudayaan untuk mempromosikan warisan budaya Indonesia. Khususnya Kota Mojokerto, kepada masyarakat internasional.
Amanah ini menjadi kebanggaan bagi Kota Mojokerto, sekaligus kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan sejarah Majapahit kepada dunia. Nono Purnomo diharapkan dapat menjadi jembatan yang menghubungkan Indonesia, khususnya Mojokerto, dengan masyarakat global melalui pendidikan dan diplomasi budaya. [tin/beq]






