Surabaya (beritajatim.com) – Rasa mengantuk ketika puasa merupakan sesuatu hal yang wajah, penyebabnya karena perubahan jam biologis pada tubuh. Tips mudah untuk menghilangkan ngantuk kala puasa adalah dengan menciptakan suasana ideal waktu tidur seperti menghindari cahaya dari ponsel sebelum tidur.
Memang benar, mengantuk ketika puasa menjadi sesuatu yang sering dialami. Dari rasa kantuk itu yang membuat kita mudah lemas dan kurang bersemangat beraktivitas di siang hari. Selain itu, rasa kantuk tentu saja membuat kita kesulitan dalam berkonsentrasi dan menyelesaikan masalah.
Berikut ulasan mengenai penyebab dan beberapa waktu yang cukup rentan terjadi rasa ngantuk tersebut di saat menjalani puasa.
Penyebab
Secara umum, mengantuk ketika puasa disebabkan oleh perubahan ritme sirkadian atau jam biologis tubuh sehingga memunculkan efek jet lag.
Penyebab dari perubahan jam biologis tubuh adalah pola makan dan aktivitas ketika bulan Ramadan yang berbeda dari hari-hari biasanya.
Seperti yang kita ketahui bahwa bulan Ramadan, umat Islam besar kemungkinan menunda jam tidur supaya punya banyak waktu lebih untuk makan, minum, olahraga, bahkan beraktivitas di malam hari.
Maka dari itu, waktu tidur mereka menjadi berkurang karena harus harus bangun di seperempat malam menjelang subuh, untuk sahur.
Ini menjadi salah satu dampak dari penyebab seseorang mengantuk ketika puasa di siang hari. Bukan hanya pola tidur, ternyata pola makan dapat mempengaruhi tidur.
Alasannya karena terjadi peningkatan hormon kortisol dan insulin dari pertambahan kalori dan perubahan pola makan di malam hari.
Peningkatan hormon kortisol berpengaruh pada nafsu makan. Maka dari itu, memilih makanan tidak sehat untuk tubuh akan bergantung pada kualitas tidur.
Disamping itu, makan berlebih sebelum tidur tentu dapat meningkatkan asam lambung ke esofagus dan mengganggu tidur dan memicu mengantuk saat puasa di siang hari.
Waktu rentan
Dampak dari pengurangan jam tidur sebanyak 40 menit menjadi penyebab orang puasa mengantuk di siang hari. Rasa mengantuk biasanya muncul pada jam 14.00 sampai 17.00.
Pasalnya, rasa kantuk yang muncul pada jam itu karena karena kadar gula yang mulai menurun. Alasan lainnya, karena tidak ada asupan makanan dan kafein ketika pagi dan siang hari sehingga rasa kantuk semakin meningkat pada sebagian besar orang yang puasa. (PRD/ian)






