Surabaya (beritajatim.com)- Pernah maraton drama atau scrolling video, lalu tanpa sadar tangan terus ambil camilan sampai akhirnya toplesnya kosong? Padahal rasanya baru saja buka kemasan, tapi tahu-tahu sudah habis. Fenomena ini bukan hal aneh. Banyak orang mengalaminya tanpa sadar. Bahkan, ada penjelasan ilmiah di balik kebiasaan ini!
Dalam dunia medis, kondisi ini disebut distracted eating, yaitu makan sambil terdistraksi. Saat mata dan perhatian anda fokus ke layar, otak akan lebih memprioritaskan tontonan. Akibatnya, sinyal dari tubuh tentang rasa kenyang jadi lebih lambat diproses otak. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa orang yang makan sambil terdistraksi screen time bisa mengonsumsi sekitar 150 kalori lebih banyak dalam satu kali makan dibandingkan mereka yang fokus pada makanannya.
Otak Punya Batas Perhatian
Otak manusia punya batas dalam membagi perhatian. Saat anda menonton adegan yang seru atau menggemaskan, otak melepaskan dopamin yang membuat anda merasa senang dan betah menonton. Di saat yang sama, perhatian terhadap makanan jadi berkurang. Rasa, tekstur, dan aroma makanan hanya jadi “latar belakang”. Otak pun tidak benar-benar menyadari bahwa anda sedang makan. Itulah sebabnya anda bisa terus ngemil makanan tanpa sadar, bahkan tanpa benar-benar menikmati setiap suapan.
Sinyal Kenyang Butuh Waktu
Tubuh membutuhkan sekitar 20 menit untuk mengirimkan sinyal kenyang dari lambung ke otak. Namun saat menonton, anda cenderung makan lebih cepat tanpa sadar, seperti dalam mode autopilot. Karena perhatian teralihkan, anda bisa terus menyuap tanpa memperhatikan jumlahnya. Akibatnya, camilan sudah habis sebelum sinyal kenyang sempat terasa. Inilah yang membuat rasa kenyang baru muncul di akhir, bahkan kadang sampai terasa begah.
Selain itu, makan sambil terdistraksi membuat otak tidak merekam proses makan dengan baik. Anda jadi kurang ingat sudah makan berapa banyak. Akibatnya, rasa puas ikut berkurang. Secara fisik mungkin sudah kenyang, tapi secara mental anda merasa belum benar-benar makan. Hal ini yang membuat keinginan untuk ngemil lagi sering muncul setelah selesai menonton.
Trik Sederhana agar Tidak Kebablasan
Tenang, anda tidak harus berhenti ngemil saat nonton. Cukup pindahkan camilan ke piring atau mangkuk kecil sebelum mulai, bukan langsung dari kemasan besar. Dengan begitu, anda punya batas yang jelas. Saat camilan habis, anda bisa lebih sadar untuk berhenti. Sesekali, coba juga makan tanpa layar agar anda lebih fokus menikmati makanan dan lebih peka terhadap rasa kenyang. Jadi, bukan soal lapar atau tidak, tetapi soal seberapa sadar anda saat makan. [Meychel Salsabyla]






