Gresik (beritajatim.com) – Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Dirjen Cipta Karya PUPR menargetkan proyek sistem penyediaan air minum (SPAM) umbulan di Kabupaten Gresik tuntas di bulan Desember 2023.
Nantinya keberadaan sumber air dari Umbulan Pasuruan itu untuk mengairi pelanggan rumah tangga. Tidak hanya warga Kebomas, dan Gresik Kota saja tapi diperluas hingga ke Kecamatan Manyar, dan Duduksampeyan.
Dirjen Cipta Karya PUPR Diana Kusumastuti menuturkan, dengan adanya pemasangan pipa ini, air Umbulan yang memiliki debit air 4.000 liter per detik bisa menambah sambungan rumah di Gresik. Diharapkan bisa menambah 14.500 sambungan rumah yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
Baca Juga: Jembatan Pelor Kota Malang Retak, Malam Ini Ditutup Sementara untuk Perbaikan
“Progresnya sampai bulan September 2022 mencapai 77,670 persen dengan target penyelesaian di akhir bulan Desember 2023,” tuturnya, Kamis (28/09/2023) kemarin.
Ia menambahkan, bulan depan pemasangan pipa telah selesai. Kemudian akan dilakukan flushing selanjutnya tes comisioning, dan uji air.
“Paling lambat sampai bulan Desember 2023. Setelah selesai semuanya, air bisa mengalir ke sambungan rumah warga,” imbuhnya.
Sementara Bupati Fandi Akhmad Yani menyatakan dirinya mengapresiasi Kementrian PUPR Dirjen Cipta Karya yang selalu memberikan perhatian kepada masyarakat Gresik.
Baca Juga: Anies Baswedan: Ini Bukan Perjodohan yang Diatur Manusia Saja
“Adanya utilitas baru ini, terus akan menambah daya serapan sambungan pipa Perumda Giri Tirta Gresik,” ungkapnya.
Mantan Ketua DPRD Gresik itu mengatakan, dirinya optimis proyek tuntas tepat waktu. Pasalnya, reservoir di Bunder juga tuntas. Kita bisa mendorong air hingga ke Kecamatan Duduksampeyan yang sebelumnya belum ada sambungan pipa air bersih.
“Insya Allah dalam waktu dekat masyarakat Kecamatan Duduksampeyan menikmati air bersih dari Umbulan Pasuruan,” pungkasnya. (dny/ian)






