Murung Raya (beritajatim.com) – Kementerian Sosial (Kemensos) mengirimkan bantuan logistik untuk korban banjir di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah. Bantuan dikirim langsung dari gudang logistik Kemensos di Sentra Banjarbaru, Kalimantan Selatan, sebagai bentuk tanggap cepat terhadap bencana yang melanda daerah tersebut.
Banjir yang terjadi pada Senin malam (21/10/2024) menyebabkan Sungai Barito meluap dan merendam sejumlah desa di bantaran sungai. Banjir ini merendam rumah warga hingga mencapai tujuh meter, mengakibatkan 11.671 kepala keluarga (KK) atau sekitar 37.918 jiwa terdampak. Ratusan warga terpaksa mengungsi ke tempat ibadah.
Dalam upaya membantu para pengungsi, Kemensos menyalurkan berbagai jenis bantuan logistik. Bantuan tersebut meliputi 1.600 paket makanan siap saji, 500 paket makanan anak, dan 80 paket lauk pauk siap saji. Selain itu, juga didistribusikan 150 lembar kasur, 300 lembar selimut, 200 paket family kit, serta 200 paket pakaian anak.
Tak hanya itu, bantuan lainnya berupa 150 paket sandang dewasa, 100 paket sandang anak, dan 300 lembar tenda gulung turut disalurkan. Untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal sementara, tersedia 10 unit tenda keluarga dan 3 unit tenda serbaguna yang siap digunakan oleh pengungsi.
Plt Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos, Masryani Mansyur, menyatakan bahwa bantuan tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan 1.000 pengungsi selama tiga hari ke depan.
“Selanjutnya, kami akan memberikan dukungan berupa bahan natura dan pendirian dapur umum untuk memastikan kebutuhan pengungsi terpenuhi,” ujarnya.
Masryani menekankan bahwa penyaluran bantuan logistik ini diprioritaskan untuk kelompok rentan yang terdampak parah oleh banjir.
“Saat ini fokus utama adalah memastikan bantuan sampai ke kelompok rentan terlebih dahulu, terutama di daerah-daerah yang terdampak paling parah,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Murung Raya menetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari, mulai tanggal 21 Oktober hingga 27 Oktober 2024, untuk mempercepat penanganan bencana di daerah tersebut.
Dengan adanya bantuan dari Kemensos, diharapkan kebutuhan dasar para pengungsi dapat segera terpenuhi, dan mereka dapat menghadapi masa tanggap darurat dengan lebih baik. Bantuan ini juga menjadi langkah awal untuk meringankan beban para korban banjir dan memulihkan kembali kondisi daerah yang terdampak. [ian]






