Gianyar (beritajatim.com) – Garam Spa Kusamba, produk kecantikan yang kian populer dan merambah pasar internasional, kini telah naik kelas.
Dahulu, garam spa dari Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, Bali ini hanya diolah sebagai garam murni oleh masyarakat setempat.
Berkat program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) Kementerian Sosial (Kemensos), Garam Spa Kusamba kini digunakan di spa-spa kecantikan ternama.
“Saya sudah mencoba empat bulan terakhir ini dan terasa enak sekali di badan. Tidak usah khawatir menggunakan produk ini,” ungkap Mensos Risma saat meng-endorse produk KPM PENA pada peluncuran Garam Spa Kusamba di pusat oleh-oleh Krisna Bali, Selasa (26/3/2024).
Krisna Bali, pusat oleh-oleh terlengkap dan terbesar di Asia Tenggara dengan tujuh outlet di Bali, turut memasarkan Garam Spa Kusamba untuk menembus pasar internasional.
Dahulu, pengolahan Garam Spa Kusamba dilakukan secara tradisional. Pada tahun 2022, Kemensos berkolaborasi dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya untuk membangun sistem tunnel di Desa Kusamba, dikelola oleh 17 orang anggota kelompok petani garam Sarining Segara. Sistem tunnel ini meningkatkan efisiensi produksi, kualitas, dan kuantitas garam.

Kemensos terus meningkatkan mutu Garam Spa Kusamba melalui pelatihan pemberdayaan pengolahan garam spa kepada kelompok petani garam pada Desember 2023. Selain pelatihan, Kemensos juga memberikan bantuan berupa mesin pengolahan garam spa, rumah produksi garam spa, dan membantu pengurusan izin usaha Garam Spa Kusamba.
Untuk memperluas jangkauan pemasaran, Kemensos bekerja sama dengan Krisna Bali. Krisna Holding Company, yang dipimpin oleh Gusti Ngurah Anom atau Ajik Krisna, berkomitmen untuk membantu pemerintah memberdayakan masyarakat.
“Selama saya masih diberi kesempatan hidup, saya akan terus membantu masyarakat. Dan ini salah satu bentuk saya membantu pemerintah untuk memberdayakan masyarakat,” ujar Ajik Krisna di hadapan Mensos Risma saat peluncuran produk tersebut di outletnya.
Kembangkan Produk Lokal, Wujudkan Ekonomi Mandiri
Kerja sama Kemensos, ITS, dan Krisna Bali merupakan contoh nyata sinergi untuk mengembangkan produk lokal dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Upaya ini sejalan dengan visi Kemensos untuk mewujudkan masyarakat sejahtera dan mandiri. (ted)






