Surabaya (beritajatim.com) – Menteri Sosial Tri Rismaharini menyampaikan akan memberikan bantuan untuk anak yatim piatu, lansia dan penyandang disabilitas.
Melansir dari laman indonesia.go.id pada Selasa (20/9/2022), Menteri Risma telah menerima anggaran tambahan sebesar lebih dari Rp 400 miliar dari Kementerian Keuangan.
Rencananya, dana tersebut akan digunakan sebagai bantuan sosial yatim piatu dengan target 946.863 penerima. Menurutnya, golongan masyarakat ini paling terdampak oleh situasi pandemi Covid-19.
“Itu dipergunakan di Desember, kami akan menyerahkan kurang lebih pada 946.863 anak yatim piatu, per anak Rp200 ribu per bulan,” tutur Risma.
Lebih dari itu, Kementerian Sosial juga telah memberikan usulan agar lansia tunggal yang berusia di atas 80 tahun dan penyandang disabilitas mendapat bantuan senilai Rp 21 ribu per hari.
[berita-terkait number=”5″ tag=”surabaya”]
Bantuan tersebut rencananya akan mulai diberikan di bulan Desember dengan target penerima direncanakan 334.011 orang lansia dan 98.934 anak yatim.
Adapun kriteria bagi penerima bantuan itu adalah lansia tunggal berusia di atas 80 tahun, khususnya yang tidak mempunyai keluarga yang dapat merawat. Bantuan ini akan dititipkan melalui RT ataupun RW setempat.
“Jadi nilainya per harinya Rp 21 ribu untuk sesuai dengan jumlah harinya. Jadi kalau yang lansia tunggal itu 31 hari (satu bulan), kemudian penyandang disabilitas 31 hari (satu bulan),” ungkap Risma. (nap)






