Jakarta (beritajatim.com) – Marco Bezzecchi dari Aprilia tampil spektakuler dengan meraih kemenangan sprint MotoGP di Mandalika, meski memulai balapan dari posisi pole dengan start yang kurang baik, Sabtu (4/10/2025).
Sepanjang akhir pekan, Bezzecchi menunjukkan performa terbaiknya, namun pada awal balapan ia tersusul dan turun ke posisi kedelapan di tengah putaran pertama. Posisi terdepan diambil alih oleh Fermin Aldeguer, yang memimpin di depan Pedro Acosta dan Raul Fernandez dari Trackhouse Aprilia.
Sementara Bezzecchi berjuang keras untuk kembali ke depan, Acosta bertahan di posisi kedua hingga putaran kelima, sebelum akhirnya terjatuh setelah mobil KTM pabrikannya masuk ke area kerikil.
Bezzecchi butuh waktu cukup lama untuk menyalip Luca Marini yang berada di posisi keempat, dan ia baru berhasil melewati Marini tepat saat Acosta terjatuh. Posisi ketiga yang tiba-tiba didapatkan itu membuat Bezzecchi makin agresif, sehingga ia mampu mencatatkan dua putaran tercepat secara beruntun.
Ia kemudian mengejar Raul Fernandez dengan cepat dan berhasil menyalipnya pada putaran kedelapan. Dengan lima lap tersisa, Bezzecchi mulai memburu Aldeguer yang memimpin dengan keunggulan lebih dari dua detik.
Namun, selisih tersebut bukanlah masalah besar bagi Bezzecchi. Ia menyalip Aldeguer di Tikungan 10 pada putaran terakhir dengan tenang dan percaya diri. Aldeguer berusaha membalas di tikungan berikutnya, tapi pengalaman Bezzecchi membuatnya mampu mempertahankan posisi puncak hingga garis finis.
Fernandez menyelesaikan balapan dengan baik, mengamankan podium ketiga, diikuti oleh Alex Marquez (Gresini Ducati), Joan Mir dari Honda, dan Luca Marini.
Situasi tidak berjalan mulus bagi rekan satu tim Ducati, Marc Marquez. Meskipun sempat kesulitan, juara dunia baru ini menunjukkan semangat juang di akhir balapan dengan bersaing melawan duo VR46 Ducati, Franco Morbidelli dan Fabio Di Giannantonio. Marquez akhirnya berhasil finis di posisi ketujuh.
Sementara itu, Francesco Bagnaia kembali mengalami hari yang berat dengan finis di posisi paling belakang, tertinggal hampir 30 detik dari Bezzecchi.
Meski mengalami hasil yang kurang memuaskan pada hari Sabtu, tim pabrikan Ducati resmi mengamankan gelar juara dunia tim untuk musim 2025 dengan skuad yang kini dikenal sebagai Tim Ducati Lenovo. (faw/ian)






