Tuban (beritajatim.com) – Kementerian Agama (Kemenag) Tuban menargetkan 250 sertifikat tanah wakaf rampung tahun ini. Sejauh ini, target tersebut sudah terealisasi sebanyak 160 sertifikat.
Kepala Seksi (Kasie) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Tuban, Mashari, mengatakan program sertifikasi tanah wakaf dijalankan dengan menggandeng Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tuban.
“Penyelesaian target 250 sertifikat wakaf namun baru terealisasi 160 sertifikat. Masih kurang 90,” ucap Mashari, Selasa (24/10/2023).
BACA JUGA:
Iuran Sekolah Tak Wajar, Kadin Pendidikan Tuban Siap Beri Sanksi
Mashari menjelaskan, adapun tanah wakaf meliputi fasilitas umum tempat ibadah seperti masjid, mushola, dan surau.
Pihaknya juga mendorong Kepala KUA dan ASN Kemenag Tuban untuk selalu memberikan informasi tersebut kepada masyarakat.
“Banyak rumah ibadah, masjid, mushola, surau dan fasilitas umum lainnya yang belum bersertifikat,” tutur Mashari.
BACA JUGA:
Marak Iuran Komite Sekolah, Kepala Dinas Pendidikan Tuban Imbau Ingatkan Tak Salahi Aturan
Sehingga, pihaknya berharap tanah wakaf yang belum bersertifikat segera didaftarkan, karena masih ada kesempatan program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) gratis.
“Segera didaftarkan, karena program PTSL tanpa di pungut biaya apapun,” pungkasnya. [ayu/beq]






