Tuban (beritajatim.com) – Forum Komunikasi Guru PNS DPK (Pegawai Diperbantukan) di Madrasah menyelenggarakan acara Reorganisasi dan Pembinaan yang diadakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Tuban. Acara ini berlangsung di Mangrove Center Jenu pada hari Rabu (9/8/2023).
Ahmad Munir, Kepala Kemenag Tuban, menyampaikan bahwa setiap guru harus menerapkan empat prinsip, dikenal sebagai empat S. Pertama, Syukuri sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Kedua, Sehat untuk performa yang optimal. Ketiga, Semangat dalam memberikan dukungan kepada anak-anak dan memahami psikologi mereka. Terakhir, Sukses.
Selain prinsip-prinsip di atas, kinerja yang baik harus didukung oleh penerapan lima budaya kerja. Guru DPK harus memiliki integritas yang tinggi dalam ucapan dan tindakan, menjunjung tinggi profesionalisme.
“Guru adalah pendidik profesional. Jika madrasah berkualitas, maka Kemenag juga akan berkualitas. Madrasah yang baik memerlukan guru yang baik,” ujar Ahmad Munir.
BACA JUGA:
3.675 Warga Kabupaten Tuban Ikuti Tes Seleksi Perangkat Desa
Dia menambahkan bahwa guru DPK juga harus memiliki keahlian dalam metode mengajar dan mengelola kelas. Kemampuan ini meliputi memiliki wibawa di kelas, inovasi, dan tanggung jawab.
“Pada saat pimpinan ada atau tidak, tugas harus tetap dilaksanakan,” tambahnya.
Ahmad Munir juga mengingatkan bahwa guru memiliki peran sebagai tauladan (uswatun hasanah), tidak hanya dalam konteks madrasah, tetapi juga dalam masyarakat. Guru DPK, yang mengajar di madrasah swasta, memiliki misi untuk mempromosikan misi Kemenag dan misi lembaga pendidikan.
“Meskipun situasinya berbeda dengan guru di satuan kerja negeri, karena lembaga swasta bukan kepunyaan Kementerian Agama, namun guru DPK juga membawa misi yang sejalan dengan Kemenag dan lembaga tersebut,” jelasnya.
Oleh karena itu, guru DPK diharapkan mampu memberikan kontribusi yang positif, menjadi panutan di Kementerian Agama. Dalam nada canda, Ahmad Munir menegaskan, “Harus menjaga hubungan baik dengan Ketua Yayasan. Jika tidak, bisa dipulangkan.”
BACA JUGA:
Warga Tuban Beri Apresiasi Dihapusnya Lintasan Angka 8 di Ujian Praktik SIM
Umi Kulsum, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Tuban, juga menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Kepala Kemenag Tuban kepada Seksi Pendidikan Madrasah dalam memajukan madrasah di Kabupaten Tuban.
“Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus forum DPK atas program-program yang telah dijalankan. Namun, setelah ini jangan cepat puas. Tetaplah berinovasi,” harapnya.
Umi juga berharap semua guru DPK dapat mendukung Kepala Madrasah di tempat tugas masing-masing, termasuk dalam pelaksanaan IKM (Implementasi Kurikulum Merdeka). Dia juga menekankan pentingnya menerapkan konsep madrasah yang ramah anak di lembaga pendidikan masing-masing. [Ayu/Beq]






