Tuban (beritajatim.com) – Musim kemarau datang, warga kawasan Grabagan Tuban terkena imbas. Warga ini paling tidak harus menempuh perjalanan sepanjang 2 kilometer atau membeli air satu tangki Rp150 ribu.
Sementara saat musim kemarau ini, Kapolres Tuban AKBP Oskar Syamsuddin beri bantuan air bersih sebanyak 5 tangki di Desa/Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban.
Kepala Desa setempat, Suiswanto mengungkapkan, bahwa mayoritas warga desa setempat yakni berprofesi sebagai petani. Sehingga sektor pertanian sangat mengandalkan tadah air hujan.
“Untuk kebutuhan air bersih, ada sebagian warga yang secara mandiri membeli air dengan harga 150 ribu untuk satu tangki. Namun, untuk warga yang kurang mampu harus mengambil air bersih dengan ngangsu yang jaraknya hingga 2 kilometer,” jelas dia.
Suiswanto mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Tuban beserta jajarannya atas kepedulian terhadap warganya yang tidak semuanya mendapatkan suplai air bersih karena memang ada beberapa wilayah yang sulit mendapatkan sumber mata air.
“Ini bukan kali pertama namun sudah yang kesekian kalinya polres Tuban memberikan bantuan air bersih,” ujar Suiswanto.
Pernah pemerintah kecamatan setempat serta jajaran Muspika sudah berulangkali melakukan upaya pengeboran. Namun, tidak ada hasil dan tidak keluar sumber mata air.
Oskar menyebutkan, bantuan air bersih yang diberikan merupakan bentuk komitmen dan kepedulian Polres Tuban untuk membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih.
“Sebanyak 25.000 air bersih telah kami distribusikan kepada masyarakat, mengingat kondisi dan letak geografisnya selalu kesulitan untuk mendapatkan air bersih saat kemarau melanda,” ujar AKBP Oskar Syamsuddin. Rabu (14/08/2024).
Tak hanya pembagian air bersih, Oskar juga menyapa para warga setempat dan mendengar keluhan karena disaat musim kemarau seperti ini pasti kesulitan mendapatkan air bersih.
“Kata warga sini, untuk satu jirigen berisi air hanya untuk satu hari, itupun sudah irit,” bebernya.
Oleh karenanya, Oskar mempunyai inisiatif memberikan penampungan bantuan air bersih sebanyak 4 tandon yang bisa dimanfaatkan untuk 4 RW.
“Air ini bisa dimanfaatkan sekitar dua hari ke depan. Namun paling tidak ada yang kita berikan untuk membantu kebutuhan air bersih kepada masyarakat,” tegasnya.
Alumni Akademi Kepolisian angkatan 2003 itu berharap dengan bantuan air bersih yang diberikan, mudah-mudahan bisa bermanfaat dan membawa dampak yang positif bagi masyarakat.
“Kami berharap bisa membawa dampak positif terutama bagi masyarakat yang membutuhkan air bersih,” tambahnya.
Selain itu, bantuan air bersih yang diberikan ini dilakukan secara rutin di wilayah kekeringan yang ada di Kabupaten Tuban.
“Kedepannya akan terus kita laksanakan berkolaborasi dengan menggandeng pemerintah daerah maupun unsur-unsur terkait,” kata Oskar.
[ayu/aje]






