Surabaya (beritajatim.com) – Pemprov Jatim melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mengupayakan pemerataan akses energi. Tahun ini, sebanyak 3.400 warga di seluruh Jawa Timur akan menerima bantuan instalasi listrik gratis, lengkap dengan tambahan token listrik senilai Rp300.000.
Kabid Listrik Dinas ESDM Jatim, Ribut Sariyono, mengungkapkan bahwa program ini didanai sepenuhnya oleh APBD Pemprov Jatim 2026. Target utamanya adalah rumah tangga yang selama ini belum tersentuh akses listrik sama sekali.
”Data penerima berasal dari usulan Pemkab/Pemkot setempat. Saat ini, tim kami tengah melakukan survei lapangan untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran bagi mereka yang benar-benar belum memiliki instalasi listrik di rumahnya,” ujar Ribut di kantornya Surabaya, Selasa (3/2/2026).
Pemasangan instalasi direncanakan akan dimulai pada Maret atau April 2026. Program ini merupakan langkah strategis Pemprov Jatim untuk mencapai target 100 persen rasio elektrifikasi. Saat ini, rasio elektrifikasi di Jawa Timur telah menyentuh angka 99 persen.
Berdasarkan data dari Dinas ESDM Jatim, ada 400 warga Pacitan yang menerima program pemasangan listrik gratis dari pemprov. Kemudian Ponorogo 300 warga, Trenggalek 300 warga, Tulungagung 100 warga, Kab Blitar 178 warga, Kab Kediri 200 warga, Kab Malang 100 warga, Banyuwangi 300 warga, Bondowoso 100 warga, Situbondo 100 warga, Kab Probolinggo 20 warga.
Selanjutnya, Kab Pasuruan 89 warga, Kab Mojokerto 6 warga, Jombang 100 warga, Nganjuk 100 warga, Ngawi 200 warga, Tuban 387 warga, Lamongan 100 warga, Pamekasan 41 warga, Kota Kediri 90 warga, Kota Blitar 92 warga, Kota Probolinggo 90 warga, dan Kota Madiun 7 warga. [tok/aje]






