Malang (beritajatim.com) – Dinas Kesehatan Kota Malang terus menggencarkan Catch-Up Campaign (CUC) Campak/MR atau imunisasi campak ke sejumlah wilayah. Setidaknya puluhan anak melakukan vaksinasi campak di Balai Pertemuan Sanansari, Bunulrejo, Kota Malang pada Senin (6/4/2026).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif mengatakan, imunisasi saat ini menyasar terutama golongan campak MR atau dosis 1 untuk bayi usia 9 bulan, serta campak MR 2 di usia 18 bulan. Imunisasi dilakukan ke daerah yang memiliki tingkat penerimaan rendah sehingga program ini bisa sesuai sasaran untuk menambah capaian angka vaksinasi campak.
“Makanya dicari mana saja yang belum lengkap, kami lakukan imunisasi campak melalui program Catch Up Campaign (CUC) supaya nanti imunisasi campak 1 dan 2 bisa diterima oleh sasaran. Dua kali imunisasinya dan CUC dilaksanakan di semua puskesmas,” kata Husnul.
Husnul menuturkan dalam program CUC di awal April ini sebanyak 1.400 dosis vaksin campak akan diberikan ke bayi di Kota Malang. Vaksinasi tidak hanya dilakukan di puskesmas, rumah sakit, dan posyandu atau balai pertemuan, namun juga langsung ke sasaran dari rumah ke rumah.
“Sekarang tanggal 6 April, istilahnya sudah puncaknya sampai besok tanggal 7 April. Laporan sementara yang dari RS masih kami tunggu, termasuk yang dari puskesmas,” ujar Husnul.
Husnul mengungkapkan pada akhir Maret lalu Dinkes Kota Malang telah menargetkan 13 ribu capaian imunisasi campak. Setelah diverifikasi ulang, ditemukan sebanyak 1.400 anak belum menerima imunisasi secara lengkap untuk dosis 1 maupun dosis 2. Dosis 1 diperuntukkan untuk anak usia 9 bulan serta dosis 2 untuk anak usia 18 bulan.
“Kalau yang dari sasaran kami, dari 1.400 sudah mencapai hampir 50 persen, sekitar 700-an anak yang sudah kami imunisasi campak baik MR 1 dan 2. Sasaran di akhir Maret 13 ribu (anak). Setelah dilakukan verifikasi, ternyata yang belum dan belum lengkap MR 1 atau 2, sebanyak 1.400,” kata Husnul.
Husnul mengungkapkan bahwa Dinkes Kota Malang mengejar target 95 persen anak di wilayah mereka telah menerima imunisasi campak untuk mencapai herd immunity. Dia optimistis target 95 persen vaksinasi campak bisa tercapai.
“Capaiannya belum mencapai angka standar, yakni 95 persen untuk mencapai herd immunity. Makanya sebelumnya juga sudah kami lakukan imunisasi massal campak, sekarang kami lakukan CUC atau kejar imunisasi campak untuk memenuhi minimal 95 persen capaian. Sasaran CUC ini kan 1.400, per 3 April kemarin sudah 700-an anak yang diimunisasi baik MR 1 dan 2. Mudah-mudahan sampai besok bisa mencapai minimal 95 persen,” kata Husnul. (luc/kun)






