Tuban (beritajatim.com) – Kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor Honda Vario dan truk di Jalan Bojonegoro – Jatirogo, Kecamatan Singgahan, Tuban, menewaskan dua pemuda pada Senin (26/01/2026). Insiden tragis ini dipicu oleh kendaraan korban yang mendadak oleng hingga masuk ke jalur lawan dan menghantam truk dari arah berlawanan.
Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tuban, IPTU Eko Sulistiono, menjelaskan kendaraan Honda Vario S-5883-EAL dikendarai oleh Haris Ell Najib Santoso (18). Haris saat itu tengah membonceng rekannya, Ahmad Busyro (18), melaju dari arah timur menuju barat di Dusun Podang, Desa Lajo lor.
“Saat kendaraan Honda Vario yang dikendarai oleh Haris berjalan dari arah timur ke barat oleng kanan dan masuk jalur kanan sehingga mengalami kecelakaan lalu lintas dengan kendaraan truk nopol S-9295-UJ,” ujar Eko Sulistiono, Senin (26/01/2026).
Tabrakan depan-samping ini tidak terhindarkan karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat saat motor korban berpindah jalur secara mendadak. Truk yang terlibat kecelakaan tersebut dikemudikan oleh Nastain Rudi (35), warga Desa Kumpulrejo, Kecamatan Bangilan, yang sedang melaju dari arah barat ke timur.
Polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti mengapa kendaraan roda dua tersebut kehilangan kendali.
“Akibatnya pengendara Haris mengalami luka bagian kepala dan penumpang Ahmad Busyro mengalami luka bagian kepala, dan kedua korban meninggal dunia,” terang Eko sapanya.
Kerasnya benturan mengakibatkan kedua pemuda tersebut menderita cedera serius pada area vital yang menyebabkan nyawa mereka tidak tertolong. Kerugian materiil akibat kerusakan parah pada kedua kendaraan ditaksir mencapai angka Rp2.000.000.
“Keduanya dilarikan ke RS Singgahan,” pungkasnya. [dya/beq]






