Gresik (beritajatim.com) – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Pantura Daendels tepatnya di Desa Banyutami, Kecamatan Manyar, Gresik. Kecelakaan melibatkan kendaraan dump truk dengan kendaraan mobil pikap. Akibat kejadian, dua orang meninggal di tempat kejadian perkara. Yakni pengemudi mobil pick dan penumpangnya.
Kecelakaan tragis itu bermula saat kendaraan dump truk L 9041 UX yang dikemudikan M.Agus Dwi Saputra (21) asal Sekapuk, Ujungpangkah Gresik tanpa SIM BI Umum berjalan dari arah selatan ke utara dengan kecepatan sedang.
Saat melintas di Jalan Raya Desa Banyutami Manyar, Gresik, tiba-tiba muncul kendaraan mobil pikap yang dikemudikan M.Firman Hakiki (30) asal Karangrejo, Manyar bersama penumpangnya Pramudia Wardhana Arini (23) mengerem mendadak. Karena jaraknya terlalu dekat dan memakan marka jalan, tabrakan tidak bisa dihindari.
Pengemudi mobil pikap M.Firman Hakiki dan Pramudia Wardhana Arini meninggal dunia di TKP dengan luka parah.
Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Suharto menuturkan tabrakan ini ada dugaan pengemudi mobil pikap mengerem mendadak serta memakan marka jalan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kecelakaan-gresik”]
“Kedua orang yakni satu pengemudi dan penumpangnya mengalami luka parah usai mobil ditumpanginya bertabrakan dengan dump truk,” tuturnya, Senin (27/03/2022).
Perwira pertama polisi itu mengimbau agar pengemudi yang melintas di Jalan Pantura Daendels berhati-hati. Pasalnya, kondisi jalan yang lurus dan ada tikungan pengemudi lebih waspada dan tetap mematuhi peraturan lalu lintas.
“Kecelakaan terjadi diawali dari pelanggaran. Untuk itu saat mengemudi harus konsentrasi dan jangan lupa mematuhi rambu lalu lintas,” pungkasnya. [dny/but]






