Jombang (beritajatim.com) – Kebakaran terjadi di rumah milik Tomi Yulianto (43) di Jl Adityawarman, Kecamatan/Kabupaten Jombang, pada Jumat malam (17/4/2026), sekitar pukul 23.58 WIB.
Kebakaran yang melanda rumah dua lantai dengan ukuran 8 x 50 m² itu menyebabkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya pingsan. Api berhasil dipadamkan pada Sabtu dini hari (18/4/2026).
Menurut Stevi Maria alias Peppy, Supervisor Pusdalops BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jombang, rumah tersebut dihuni oleh tujuh orang, dan dua orang terjebak di dalam saat kebakaran terjadi.
“Dari dua yang terjebak, satu orang kita evakuasi dalam keadaan meninggal, sedangkan satu lagi pingsan,” ujar Peppy, menjelaskan proses evakuasi yang berlangsung dramatis.
Tim pemadam kebakaran Jombang menerima laporan mengenai kebakaran pada pukul 23.58 WIB. Saat petugas tiba di lokasi, asap tebal sudah memenuhi rumah tersebut, mempersulit proses evakuasi.
“Petugas sempat mengalami kesulitan karena ruas rumah tersebut memanjang tapi tidak terlalu besar. Rumah juga dalam keadaan tertutup dengan pintu harmonika di depan dan lantai dua yang juga tertutup,” kata Peppy.
Kondisi tersebut menyebabkan evakuasi memakan waktu lebih lama, dan petugas terpaksa masuk melalui lantai dua untuk mencapai korban.
Kejadian bermula saat warga sekitar melihat asap tebal keluar dari rumah tersebut, disertai dengan teriakan minta tolong dari dalam rumah. Awalnya, warga mengira ada tindak kejahatan karena api tidak tampak, hanya asap tebal yang memenuhi sekitar rumah.
Korban meninggal dunia atas nama Maya (23), seorang asisten rumah tangga (ART) di rumah tersebut. Sedangkan ART yang pingsan atas nama Sri Indah. “Dua korban kita evakuasi melalui atap. Kemudian kita larikan ke RSUD Jombang,” tambah Peppy.
Kebakaran ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut, dan BPBD Jombang terus melakukan kaji cepat untuk mengetahui penyebab dan kerugian akibat kebakaran tersebut. [suf]






