Trenggalek (beritajatim.com) – Kedatangan Siti Atikoh Supriyanti di Desa Winong, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Senin (18/12/2023) membuat ibu-ibu warga Trenggalek antusias.
Mereka berjubel di sepanjang jalan Winong untuk menyapa istri dari calon presiden 2024 Ganjar Pranowo.
Pukul 16.00 WIB, Atikoh disongsong oleh Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin alias Mas Ipin dan istrinya, Novita Hardini. Mereka segera mengantar Atikoh berkenalan dengan warga yang sedang berkegiatan membuat besek.
“Bu ibu, ini yang sudah menanti, ibu kita telah tiba, Bu Atikoh Ganjar,” kata Mas Ipin diiringi tepuk tangan ibu-ibu.
Setelah diperkenalkan, Mas Ipin kemudian mengajak Atikoh berjumpa dengan pengrajin besek. Lalu, Atikoh menyetujui ketika Mas Ipin dan Novita sepakat mengajaknya belajar membuat besek bareng ibu-ibu Winong.
Atikoh pun segera duduk lesehan di atas tikar bersama ibu-ibu yang lain. Di antara mereka, ada timbunan bambu yang siap dijadikan besek. Ibu-ibu pun dengan ramah mengajari Atikoh cara menganyam.
Dalam kesempatan itu, Atikoh memperkenalkan program Kartu Sakti yaitu Satu Kartu Terpadu Indonesia. Program ini menerapkan sistem Satu Data Indonesia. Sehingga nantinya, bantuan-bantuan pemerintah dapat diperoleh cukup dengan E-KTP.
“Jadi nanti insya Allah nggak ada lagi cerita yang berhak malah gak dapat, yang seharusnya gak dapat malah dapat manfaat,” kata Atikoh diikuti tepuk tangan ibu-ibu.
Atikoh bahagia dengan pemberdayaan perempuan yang dilaksanakan di Winong. Ia berharap, pelatihan dan pembinaan untuk berwirausaha dapat terus berlangsung. Sehingga selain berdaya, perempuan bisa mandiri dan tidak lagi ingin kerja ke luar negeri.
“Harapannya juga mereka bisa dilindungi. Kalau selama ini memang masih kurang. Mereka semuanya masih berjuang sendiri. Di sini (Trenggalek) bagus banget pemberdayaan perempuannya, apalagi terbukti mengurangi banyak perempuan jadi TKI,” ujarnya. (ted)






