Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto terus memperkuat upaya pengendalian inflasi melalui distribusi kebutuhan pokok yang merata. Salah satu langkah strategis dilakukan dengan mengoptimalkan peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagaimana instruksi Presiden Prabowo Subianto.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menyampaikan, bahwa seluruh KDKMP di wilayahnya kini aktif mendistribusikan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Langkah tersebut dinilai mampu menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok, khususnya beras dan minyak goreng.
“Dengan adanya KDKMP yang mendistribusikan beras SPHP, insya Allah kebutuhan pokok masyarakat, terutama beras dan minyak, bisa dikendalikan harganya,” ungkapnya, Selasa (7/4/2026).
Ning Ita (sapaan akrab, red) menjelaskan, saat ini terdapat 18 Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) pracangan dan 18 KDKMP di Kota Mojokerto yang bergerak bersama dalam mendistribusikan bahan pokok ke masyarakat. Selain itu, KDKMP juga segera diperkuat dengan sarana transportasi berupa truk logistik guna memperlancar distribusi.
Tak hanya itu, Pemkot Mojokerto juga memfasilitasi kerja sama antar wilayah untuk memastikan ketersediaan komoditas pangan. Salah satunya dengan KDKMP yang ada di Kota Surabaya dalam pemenuhan kebutuhan daging ayam untuk warga Kota Mojokerto.
“Kami memiliki Rumah Potong Hewan (RPH) yang terintegrasi dalam satu kawasan pasar. Ini kami sinergikan dengan KDKMP di Surabaya untuk mendukung distribusi daging ayam,” jelasnya.
Selain kerja sama antar daerah, KDKMP di Kota Mojokerto juga menggandeng sejumlah pabrik guna memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Dengan berbagai langkah tersebut, Ning Ita optimistis pengendalian inflasi di Kota Mojokerto tidak hanya terbatas pada komoditas beras, tetapi juga mencakup kebutuhan pokok lainnya.
“Insya Allah pengendalian inflasi di Kota Mojokerto bisa berjalan dengan baik. Kami juga berterima kasih atas dukungan dari Bulog agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan lancar dan masyarakat semakin sejahtera,” pungkasnya. [tin/ian]






