Ringkasan Berita:
- Kebun Binatang Surabaya memberikan promo tiket masuk Rp10 ribu pada Minggu, 31 Mei 2026.
- Promo digelar untuk memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733.
- Pengunjung tidak perlu memenuhi syarat khusus untuk mendapatkan harga promo.
- KBS memprediksi lonjakan pengunjung mencapai 9.000 hingga 10.000 orang per hari selama libur panjang.
Surabaya (beritajatim.com) – Kebun Binatang Surabaya (KBS) menggelar promo tiket masuk Rp10 ribu selama satu hari pada Minggu (31/5/2026). Program ini diberikan kepada seluruh pengunjung dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733.
Kepala Seksi Humas KBS, Lintang Ratri, mengatakan promo tersebut berlaku khusus pada Minggu, 31 Mei 2026, tanpa syarat khusus bagi pengunjung.
“Normalnya harga tiket masuk KBS Rp15 ribu, spesial di HJKS ada promo menjadi Rp10 ribu,” ujar Lintang, Jumat (29/5/2026).
Lintang menjelaskan seluruh pengunjung dapat menikmati tarif khusus tersebut tanpa perlu melakukan pendaftaran maupun memenuhi ketentuan tambahan lainnya.
Ia memperkirakan jumlah wisatawan yang datang akan meningkat signifikan seiring momentum promo tiket dan libur panjang Iduladha serta Waisak.
“Kami memprediksi lonjakan pengunjung puncaknya pada hari Minggu. Selama libur panjang ini rata-rata jumlah pengunjung sekitar 9-10 ribu orang per harinya,” jelasnya.
Selain melihat beragam koleksi satwa, pengunjung juga dapat menikmati berbagai aktivitas edukatif dan wahana yang tersedia di kawasan Kebun Binatang Surabaya.
Salah satu aktivitas yang saat ini banyak diminati pengunjung adalah feeding kapibara, yang menjadi daya tarik baru di area wisata tersebut.
“Feeding kapibara ini juga jadi favorit baru pengunjung sekarang,” lanjutnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, manajemen KBS telah menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung.
Beberapa shelter disediakan sebagai tempat berteduh saat hujan turun. Selain itu, petugas juga siap membantu mobilitas pengunjung melalui layanan shuttle apabila diperlukan.
“Ada beberapa shelter yang bisa digunakan untuk berteduh saat hujan. Pengunjung juga bisa meminta bantuan ke petugas untuk evakuasi dengan shuttle,” pungkas Lintang. [rma/beq]






