Sukoharjo (beritajatim.com) – Desa Wironanggan di Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, kini semakin dikenal melalui program Kampung Berseri Astra (KBA) yang digagas PT Astra International Tbk. Program ini tidak hanya mendongkrak kualitas hidup masyarakat, tetapi juga mengangkat potensi lokal, khususnya wisata Sendang Tirto Wiguno, sebagai destinasi wisata edukasi yang berkelanjutan.
Kampung Berseri Astra adalah bagian dari kontribusi sosial Astra yang mengintegrasikan empat pilar penting: pendidikan, kewirausahaan, lingkungan, dan kesehatan. Melalui kolaborasi dengan masyarakat, KBA bertujuan untuk membangun lingkungan yang bersih, sehat, produktif, dan cerdas, guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.
Sendang Tirto Wiguno: Destinasi Sejarah dan Edukasi
Sendang Tirto Wiguno, sumber mata air yang memiliki nilai sejarah tinggi, menjadi fokus utama dalam pengembangan wisata di Desa Wironanggan. Selain berfungsi sebagai sumber air bagi masyarakat, sendang ini juga direncanakan sebagai tempat wisata edukasi, di mana pengunjung dapat belajar tentang pengelolaan sumber daya air. Dengan dukungan dari PDAM setempat, air dari sendang ini telah diuji kualitasnya dan terbukti memiliki standar lebih baik dibandingkan air mineral di pasaran.
Fasilitas Wisata yang Direncanakan: Untuk kenyamanan pengunjung, pengelola berencana menyediakan taman, gazebo, mushola, serta area edukasi di sekitar sendang. Langkah ini bertujuan menjadikan Sendang Tirto Wiguno sebagai destinasi yang ramah bagi keluarga, sekaligus memberikan pengalaman wisata yang edukatif.
Program KBA Mendorong Pemberdayaan Ekonomi
Program KBA juga berperan dalam meningkatkan perekonomian warga melalui pelatihan kewirausahaan. Warga didorong untuk mengembangkan usaha kecil seperti kuliner lokal dan kerajinan tangan. Pelatihan ini telah menghasilkan berbagai produk lokal yang mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.
Selain itu, program lingkungan yang dilakukan KBA melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk anak-anak dan ibu-ibu PKK, dalam kegiatan pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan. Melalui pendidikan dan kegiatan praktis, warga Desa Wironanggan semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam di sekitarnya.
Wironanggan dan ProKlim: Menuju Desa Ramah Iklim
Kiprah Desa Wironanggan dalam pengelolaan lingkungan juga diakui melalui penghargaan juara ketiga dalam Program Kampung Iklim (ProKlim) tingkat kabupaten. Program nasional ini, yang dicanangkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, bertujuan untuk memfasilitasi tumbuhnya Kampung Iklim melalui inisiatif mitigasi dan adaptasi perubahan iklim yang dilaksanakan secara kolaboratif. Dengan demikian, Desa Wironanggan semakin mengukuhkan posisinya sebagai desa ramah lingkungan yang berpotensi menjadi model bagi desa-desa lain.
Pengelolaan oleh Pokdarwis untuk Pariwisata Berkelanjutan
Untuk mendukung pengembangan Sendang Tirto Wiguno sebagai destinasi wisata, kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dibentuk. Pokdarwis berperan dalam mengelola fasilitas dan promosi wisata, memastikan bahwa potensi sendang ini dapat dimaksimalkan secara berkelanjutan.
Program KBA di Desa Wironanggan tidak hanya menunjukkan komitmen Astra dalam pemberdayaan masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan potensi wisata daerah. Dengan segala persiapan ini, Desa Wironanggan diharapkan bisa menarik lebih banyak wisatawan dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya. [beq]






