Surabaya (beritajatim.com) – Setiap makanan pasti memiliki masa layak konsumsinya masing-masing. Untuk makanan hasil ternak, biasanya dalam beberapa hari. Untuk makanan kaleng, biasanya akan kadaluwarsa dalam beberapa bulan atau bahakan tahun.
Akan tetapi ada satu makanan yang terlihat tidak memiliki masa kadaluwarsa, makanan itu adalah madu. Kita masih bisa mengkonsumsi madu yang kita beli dari peternakan lebah beberapa tahun lalu, bagaimana bisa?
Menurut Simplemost, kandungan utama dari madu adalah gula dan air dengan rasio masing-masing 80% dan 20%. Karena gula memiliki sifat higroskopis dan bisa membuat bakteri dehidrasi, akan sangat sulit bagi apapun yang biasanya membuat makanan kita busuk untuk melakukan hal yang sama pada madu.
Tekstur madu juga sangat pekat, hal itu akan membuat bakteri kesulitan mendapatkan oksigen yang diperlukan untuk berkembang biak. Yang terakhir, madu memiliki kandungan asam yang tinggi, yang tidak memungkinkan bakteri untuk hidup di dalamnya.
Hal-hal yang sebelumnya disebutkan mungkin terjadi karena dipengaruhi oleh bagaimana lebah mengumpulkan nektar. Nektar sebenarnya memiliki kandungan air yang tinggi, akan tetapi lebah mengurangi kandungan air dengan cara mengepakkan sayap mereka untuk mengeringkan nektar sehingga sebagian besar yang tersisa adalah gula.
Ketika lebah memuntahkan nektar ke sarang mereka, perut mereka menghasilkan enzim yang memecah nektar menjadi asam glukosa dan hidrogen peroksida.
Meskipun tidak bisa ditumbuhi bakteri, madu tidak sepenuhnya tahan busuk. Madu mentah memiliki peluang untuk tetap segar lebih lama.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pengetahuan-populer”]
Akan tetapi, madu yang telah diproses dengan ditambahkan berbagai macam gula tambahan dan bahan lainnya, bisa membusuk lebih cepat. Sebagian orang mengira bahwa kristalisasi yang terjadi pada madu menandakan bahwa madu tersebut telah membusuk, akan tetapi hal tersebut tidak sepenuhnya akurat.
Kristalisasi pada madu terjadi karena glukosa yang terkandung di dalamnya terpisah dari air. Hal tersebut dapat terjadi ketika kita tidak menyimpan madu pada wadah yang kedap udara. Dengan menyimpan madu di wadah yang kedap udara, kita dapat menikmati madu yang kita miliki dalam durasi waktu yang lebih lama. [dwp/bjo]






