Surabaya (beritajatim.com) – Berikut ada 4 rekomendasi tempat wisata di Banyuwangi yang tak kalah hits dan menarik pasca penutupan objek wisata Kawah Ijen.
Kekecewaan para wisatawan terhadap penutupan Taman Wisata Kawah Ijen mendapatkan tanggapan dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.
Dalam responsnya, Sandiaga Uno tidak hanya menyampaikan rasa prihatin terhadap situasi tersebut tetapi juga memberikan rekomendasi alternatif wisata di Banyuwangi yang tetap menawarkan keindahan dan pengalaman yang tak kalah menarik. Berikut adalah beberapa destinasi yang direkomendasikan oleh Menparekraf:
1. Desa Wisata Kemiren
Desa Wisata Kemiren adalah destinasi yang memperkenalkan wisatawan pada kehidupan masyarakat adat Osing. Pengunjung dapat menjelajahi desa ini, melihat rumah-rumah tradisional, dan mengenal budaya unik Osing. Selain itu, desa ini dikenal dengan kerajinan tenunnya yang indah.
2. Taman Nasional Baluran
Taman Nasional Baluran menjadi pilihan menarik untuk para pencinta alam dan satwa liar. Terkenal dengan sebutan “Afrika van Java,” taman ini menawarkan savana luas, hutan bakau, dan berbagai jenis flora dan fauna langka. Safari di Taman Nasional Baluran akan memberikan pengalaman wisata yang tak terlupakan.
3. Dataran Tinggi Songgon
Dataran Tinggi Songgon menawarkan keindahan alam pegunungan yang menyejukkan. Para wisatawan dapat menikmati udara segar, panorama hijau, dan melibatkan diri dalam aktivitas alam seperti trekking. Keindahan alam di dataran tinggi ini memberikan kesempatan untuk berfoto dan bersantai.
4. Wisata Pantai
Banyuwangi dikenal memiliki pantai-pantai yang memukau. Selama penutupan Kawah Ijen, wisatawan masih dapat menikmati keindahan Pantai Mustika dan pantai-pantai lainnya, seperti Pantai Lampon, Pantai Parang Kursi, Pantai Wedi Ireng, Pantai Batu Banyuwangi, Pantai Rajegwesi, Pantai Teluk Ijo, dan Pantai Sukomade.
Dengan memberikan alternatif destinasi wisata, Sandiaga Uno berharap para wisatawan tetap dapat menikmati liburan mereka meskipun beberapa destinasi utama sedang mengalami penutupan sementara. Selain memberikan alternatif, langkah ini juga dapat mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di berbagai wilayah, termasuk Banyuwangi.
Bagi pelaku usaha di sektor pariwisata di destinasi alternatif ini, penting untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan layanan agar dapat menyambut kedatangan wisatawan dengan baik. Peningkatan promosi dan informasi terkait destinasi ini juga dapat menjadi langkah strategis untuk menarik minat wisatawan.
Dalam situasi penutupan tempat wisata tertentu, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat lokal menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan sektor pariwisata serta memberikan pengalaman liburan yang positif bagi para wisatawan. [fyi/aje]






