Ngawi (beritajatim.com) – Sebuah bus mengangkut 15 penumpang nopol B 7176 PGA menabrak truk muatan beras nopol AD 1497 BN di Tol Ngawi-Kertosono KM 840+500A masuk Desa Kersoharjo, Geneng, Ngawi, Jawa Timur, Rabu (12/10/2022) pukul 06.00 WIB.
Akibatnya dua orang yakni kenek dan sopir truk terluka serta muatan beras merah tumpah ke jalan tol.
Kejadian berawal saat bus yang dikendarai Tri Hari Prasetyo (60) warga Desa Kandangan, Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, melaju dari arah Solo menuju arah Surabaya.
Searah di depannya melaju truk muatan 8 ton beras merah yang dikendarai Slameto (42) warga Desa Tegalrejo, Winong Boyolali, Jawa Tengah, yang melaju di lajur kiri.
Sesampainya di TKP mendadak bus menabrak bagian belakang truk hingga truk terguling dan muatannya tumpah ke jalan. Sang sopir dan kenek truk pun terluka, keduanya dilarikan ke RS At Tin Husada Ngawi.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kecelakaan-ngawi”]
Menurut Herawan, salah satu penumpang bus Lorena, dia tengah tertidur dan tiba-tiba mendengar suara benturan keras. Dia sempat terkejut dan seluruh penumpang terbangun. Dia sempat mendapati anaknya terpental akibat benturan itu.
“Saya tertidur tiba-tiba bus kami menabrak truk. Saya kaget seluruh penumpang akhirnya bangun. Bagian depan bus sampai ringsek. Penumpang semua selamat, anak saya ini tadi saya cari ternyata terpental akibat benturan. Syukur tidak terluka,” kata Herawan, Rabu (12/10/2022).

Terpisah, Slameto sang sopir truk mengaku kalau dia sudah melaju di lajur kiri atau lajur lambat. Dia sempat melihat di spion jika ada bus yang melaju kencang dan akhirnya menabrak bagian belakang bak truknya.
“Saya kan muatan beras di jalur kiri mendadak dari arah spion buat kencang menabrak truk saya. Truk yang saya kemudikan langsung terguling, saya luka dan kenek saya masih dalam perawatan,” kata Slameto.
Petugas Jasa Marga langsung melakukan pembersihan muatan truk di ruas jalan tol. Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Ngawi. Penumpang bus pun dipindah ke bus lain untuk melanjutkan perjalanan ke arah Banyuwangi. (fiq/ted)






