Mojokerto (beritajatim.com) – Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri menekankan kepada anggotanya untuk tidak underestimate pada gangguan kecil. Hal ini karena gangguan yang dibiarkan dapat menjadi gangguan yang besar. Hal tersebut disampaikan saat mempimpin Patroli Subuh, Minggu (9/3/2025).
Patroli Subuh digelar Polres Mojokerto Kota sebagai upaya cipta kondisi di bulan ramadhan. Ada sebanyak 30 personel Polres Mojokerto Kota dan anggota Polsek jajaran di wilayah utara sungai juga disiagakan. Total ada sebanyak 77 personel Polri disiagakan dalam Patroli Subuh kali ini.
Dalam penyampaiannya, AKBP Daniel mengatakan tujuan kegiatan tersebut ialah meminimalisir segala gangguan kamtibmas yang berpotensi muncul pasca sahur. AKBP Daniel juga menekankan kepada anggotanya untuk tidak underestimate karena gangguan kecil yang dibiarkan dapat menjadi gangguan yang besar.
“Kita melakukan Patroli Subuh hari ini dengan tujuan meminimalisir gangguan kamtibmas saat sahur. Jangan underestimate terhadap segala gangguan yang ada,” ungkapnya.
Sasaran Patroli Subuh kali ini ialah menyasar titik kumpul remaja yang menjadi keresahan masyarakat seperti Balap liar, petasan, dan perang sarung. Selain itu, AKBP Daniel juga menekankan kepada anggota agar selalu bertindak dengan humanis.
Polres Mojokerto Kota berkomitmen menjaga dan memelihara situasi kamtibmas kondusif selama bulan Ramadhan. Sehingga diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan momentum bulan Ramadhan dengan rasa aman dan nyaman. [tin/aje]






