Malang (beritajatim.com) – Suasana haru mewarnai pertemuan siswa siswi Madrasah Tsanawiyah Al Khalifah dengan Kepala Polisi Resor Malang AKBP Putu Kholis Aryana, Senin (17/4/2023) siang.
Puluhan murid MTs Al Khalifah di Jalan Delima, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang itu, tak menyangka bisa bertatap muka langsung dengan orang nomor satu di jajaran Polres Malang.
Kepala MTs Al Khalifah Nur Kholidah bahkan tak kuasa menahan tangis. Dengan suara terbata-bata, Kholidah tak menyangka lembaga sekolah yang sudah dipimpinnya cukup lama, bisa di datangi Kapolres Malang.
“Alhamdulillah, kami tidak menyangka Pak Kapolres Malang, Bapak Putu Kholis Aryana, bersedia mendatangi sekolah kami yang kondisinya seperti ini. Jujur kami sangat bangga dan terharu, kami senang Pak Kapolres Malang mau menengok anak didik kami yang mayoritas, adalah pelajar Yatim Piatu dan Dhuafa,” ungkap Kholidah.

Kholidah menjelaskan, 100 persen murid MTs Al Khalifah adalah anak-anak kurang mampu yang berasal dari wilayah Malang Selatan. Data di sekolah, seluruh murid yang kini mengikuti pendidikan, adalah anak anak Yatim Piatu dan Dhuafa.
“Beginilah kondisi sekolah kami Pak Kapolres, terimakasih atas kedatangannya. Kami berharap dengan kunjungan Pak Kapolres ini, bisa memacu semangat siswa kami agar tidak patah semangat. Tetap giat belajar dan semoga nantinya, dari sekolah ini ada yang bisa mengikuti jejak bapak sebagai Kapolres Malang,” tutur Kholidah.
Baca Juga:
Wali Kota Malang Bagikan Rp 1 Miliar untuk Subsidi BBM Angkot
Melihat kondisi murid kurang mampu, Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana tak kuasa menahan rasa haru. “Anak anak ini luar biasa. Ditengah keterbatasan materi, mereka masih giat belajar, mau sekolah, saya bangga sekaligus terharu dengan mereka,” ucap Kholis singkat.
Putu Kholis tiba di MTs Al Khalifah bersama Kepala Satuan Lalu-Lintas Polres Malang AKP Agnis Juwita Manurung. Kedatangan mereka, disambut lebih dulu dengan tampilan Panembromo, sebuah tembang atau nyanyian selamat datang menggunakan Bahasa Jawa oleh belasan murid MTs Al Khalifah.
Sementara itu, AKP Angnis Juwita menjelaskan, kedatangan dirinya bersama Kapolres Malang ke MTs Al Khalifah setelah mendapatkan informasi, bahwa di sekolah tersebut mayoritas adalah murid Yatim Piatu dan kaum Dhuafa.
“Kami sangat trenyuh sekali, melihat kondisi seperti ini, boleh saya cerita. Bahwa, diawali dari bangku SMP dulu, saya juga anak yatim, orang tua saya juga meninggal, saya juga jadi anak yatim saat itu,” kenang Agnis dengan suara parau.
Baca Juga:
Wali Kota Malang Bagikan Rp 1 Miliar untuk Subsidi BBM Angkot
Sembari menahan tangis, AKP Agnis berupaya melempar senyuman.
“Saya bangga dengan adik adik semua. Kalian tidak boleh patah semangat. Harus terus giat belajar. Semoga sedikit bingkisan ini bisa membantu. Kami punya buku tulis, buku gambar semoga semuanya bermanfaat. untuk menambah ilmu dan wawasan, adik adik harus meningkatkan semangat belajar,” ujar Agnis.
Diakhir pertemuan, AKP Agnis juga menyerahkan puluhan sepatu dan alat tulis sekolah bagi seluruh siswa. Sepatu-sepatu itu disiapkan khusus AKP Agnis Juwita bagi siswa. Pasalnya, para siswa di sekolah itu hanya menggunakan sandal dan sepatu usang akibat keterbatasan ekonomi. [yog/beq]







