Jember (beritajatin.com) – Slamet Sampurno punya tugas berat, yakni mempromosikan Persid Jember ke kompetisi sepak bola Liga 2. Kompetisi Liga 3 akan dimulai padsa medio September, sementara dia baru resmi melatih klub berjuluk Macan Raung itu pada 15 Agustus 2022.
Sampurno menggantikan Herrie Setiawan. “Persiapan Persid selama dilatih Coach Herrie sudah berjalan satu bulan. Jadi sambil berjalan, kami akan menyesuaikan diri. Kami berkenalan dengan para pemain, bertanya kepada pemain senior, dan mencari referensi dari yang lain. Kebetulan pelatih kipernya kan senior saya dulu di Persid, Coach Abdul Rahman,” katanya, ditulis Kamis (18/8/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”persid-jember”]
Dalam hal filosofi taktik bermain, Sampurno yakin tak ada perbedaan yang tajam antara filosofinya dengan Herrie. “Kami juga mendapat referensi dari asisten pelatih. Sebetulnya tidak berbeda jauh,” katanya.
Sampurno menekankan, bahwa setiap proses adalah pembelajaran. “Tentunya dari komposisi pemain kita bisa optimistis untuk melangkah ke depan. Yang penting kekompakan pemain terjaga, bagaimana memaksimalkan potensi pemain. Itu yang jadi salah satu kunci melangkah ke depan,” katanya.
Sampurno tidak membawa asisten pelatih sendiri. Ia akan bekerjasama dengan asisten pelatih yang sudah ada yakni Erfan Fabian dan Abdul Rahman. Langkah pertama yang akan dilakukannya dalam persiapan menghadapi Liga 3 bulan depan adalah menyiapkan pengorganisasian tim. “Mulai dari bertahan hingga menyerang. Itu yang akan dibenahi. Saya masih menggunakan formasi 4-3-3,” katanya. [wir/kun]






