Ponorogo (beritajatim.com) –Dwi Agus Prayitno, politikus PKB yang akrab dengan sapaan Kang Wie, resmi menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo 2024-2029. Dia dilantik bersama tiga Wakil Ketua DPRD Ponorogo yaitu Evi Dwitasari dari PDIP, Pamuji dari NasDem, dan Anik Suharto dari Gerindra pada Selasa malam (8/10/2024).
Dengan palu sidang yang sudah digenggam oleh Kang Wie, hal tersebut menandai dimulainya kepemimpinan baru di lembaga legislatif. Pimpinan DPRD Ponorogo pun siap tancap gas usai resmi dilantik.
“Alhamdulillah, acara tadi malam berjalan lancar,” kata Kang Wie, Rabu (9/10/2024).
Tugas pertama yang akan dijalankan pimpinan baru ini, kata Kang Wie, yakni akan berkirim surat ke fraksi-fraksi di DPRD Ponorogo. Surat itu meminta nama-nama anggota fraksi yang akan mengisi kursi di Alat Kelengkapan Dewan (AKD).
“Kami surati fraksi-fraksi untuk menyetorkan nama-nama yang akan menduduki AKD, agar proses pembentukan bisa berjalan lancar,” katanya.
Pembentukan AKD ini, terdiri dari komisi-komisi, Badan Anggaran (Banggar), Badan Musyawarah (Bamus), dan Badan Kehormatan (BK). Kang Wie menyebut di DPRD Ponorogo terdapat empat komisi yang masing-masing akan dipimpin oleh ketua, wakil ketua, dan sekretaris.
“Kami berharap pada Jumat (11/10/2024) mendatang, nama-nama yang diusulkan sudah jelas dan terpilih untuk mengisi posisi tersebut, termasuk nama-nama yang akan duduk di Banmus, Banggar, serta BK,” ungkap Kang Wie.
Jika semua sudah siap, DPRD Ponorogo akan segera menggelar rapat paripurna pekan depan. Menurut Kang Wie, setidaknya ada 15 orang yang akan menduduki posisi penting di empat komisi dan tiga badan di DPRD Ponorogo tersebut.
Proses pengisian pimpinan komisi dan alat kelengkapan sesuai dengan tata tertib DPRD dan PP Nomor 12 Tahun 2018, di mana pengangkatan pimpinan dilakukan melalui musyawarah internal.
Dengan kepemimpinan definitif yang sudah terbentuk, DPRD Ponorogo diharapkan bisa segera bekerja secara maksimal. Yakni dalam menjalankan tugas-tugas legislasi, anggaran, dan pengawasan, tentu utu dilakukan demi kemajuan Kabupaten Ponorogo.
“Jadi kami serahkan kepada masing-masing fraksi untuk merundingkan siapa yang akan diberi amanah menjadi pimpinan komisi atau badan,” pungkas Kang Wie. [end/beq]






