Surabaya (beritajatim.com) – Yoghurt bukan hanya makanan olahan dari susu segar. Dengan mengkonsumsi produk olahan ini secara rutin tiap hari, beragam manfaat kesehatan dapat diperoleh. Bahkan, ada sebuah studi yang mengungkap manfaat yoghurt adalah mengelola tekanan darah bagi penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi.
Dalam artikel di laman medicalnewstoday.com, juga tertulis jika konsumsi yoghurt mengurangi resiko osteoporosis, menghilangkan penyakit iritasi usus, serta dapat membantu mengatasi masalah pencernaan. Pembuatan yoghurt diawali dari susu segar atau krim, dipasteurisasi, lalu difermentasi dengan kultur bakteri hidup, dan diinkubasi untuk mendorong pertumbuhan bakteri.
Kultur lalu memfermentasi laktosa, gula alami dalam susu. Hal itu menghasilkan asam laktat, yang memberi rasa khas pada yoghurt. Namun, ada beberapa produk yoghurt yang punya tambahan gula, pemanis buatan, dan bahan lain yang tidak bermanfaat. Oleh sebab itu, jika hendak mengkonsumsi yoghurt disarankan untuk mencari produk dengan gula kurang dari 15 gram per porsi.
Sebab dengan semakin rendah gulanya, maka akan baik, asalkan tidak mengandung pemanis buatan. Berikut ini beberapa kandungan dan manfaat yoghurt.
Menurunkan Resiko Kanker
Yogurt kaya akan protein, kalsium, vitamin, dan kultur hidup/probiotik, yang dapat meningkatkan mikrobiota usus. Probiotik tersebut dapat berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membantu mengatur berat badan, meningkatkan penyerapan vitamin dan mineral, serta menurunkan risiko kanker.
Produk susu, termasuk yoghurt, menjadi sumber kalsium terbaik
Kalsium sangat penting guna memelihara kesehatan tulang dan gigi, serta pembekuan darah, penyembuhan luka, dan menjaga tekanan darah normal. Dengan konsumsi yoghurt, beberapa manfaat itu dapat dirasakan oleh tubuh. Yoghurt yang baik, adalah yoghurt alami yang tidak mengandung pemanis buatan.
Yoghurt rendah lemak jadi sumber protein untuk diet
Bagi yang sedang menerapkan pola hidup sehat untuk penurunan berat badan, konsumsi Yoghurt akan sangat membantu. Sebab yoghurt tergolong makanan rendah lemak, yang cocok dikonsumsi saat diet.
Konsumsi yoghurt mesti secara rutin, namun jangan terlalu banyak. Gunakan porsi yang sesuai dengan kebutuhan harian. [dan/esd]






