Banyuwangi (beritajatim.com) – Sebuah kandang kambing di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, terbakar pada Rabu (20/8/2025) dini hari. Peristiwa terjadi sekitar pukul 03.10 WIB saat pemilik kandang, Miswari (46), tengah tertidur lelap.
Kebakaran itu mengakibatkan sembilan ekor kambing mati terpanggang dan kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Miswari mengaku mengetahui kandangnya terbakar setelah dibangunkan tetangga yang mendengar suara kambing berisik.
Setelah menyadari kebakaran, Miswari segera meminta tolong tetangganya untuk melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi.
Kepala Damkarmat Banyuwangi, Yoppie Bayu Irawan, menjelaskan pihaknya langsung mengerahkan dua unit mobil pemadam setelah menerima laporan. Saat tiba di lokasi, api sudah berkobar hebat dan proses pemadaman berlangsung hingga pukul 05.15 WIB.
“Petugas kami di lapangan langsung melakukan proses pemadaman. Proses baru selesai sekitar pukul 05.15 WIB,” kata Yoppie.
Ia menambahkan, total ada 14 ekor kambing di dalam kandang berbahan kayu dan bambu tersebut. Namun, sembilan ekor di antaranya mati terpanggang, sedangkan lima ekor berhasil diselamatkan.
“Hanya 5 ekor yang selamat, karena kejadian ini pemilik ternak mengaku merugi Rp 50 juta,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran kotoran kambing yang dilakukan salah seorang anggota keluarga peternak di dekat kandang pada sore sebelumnya.
“Diduga aktivitas itu yang jadi pemicu kebakaran,” terang Yoppie. [alr/beq]






