Ponorogo (beritajatim.com) – Calon Gubernur Jawa Timur (Jatim) nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa, melakukan kampanye di Kabupaten Ponorogo dengan mengunjungi sejumlah lokasi penting, termasuk Pasar Legi, Pasar Somoroto, Sentra UMKM kerajinan tas plastik di Kecamatan Sambit, serta Sanggar Seni Reog Langen Kusumo.
Kehadiran Khofifah ini mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat setempat, terutama di Pasar Legi, di mana ratusan pedagang dan pengunjung menyambutnya dengan antusias.
Diiringi musisi jalanan, kunjungan Khofifah menjadi semakin meriah. Kehadiran musik di pasar tradisional tersebut menciptakan suasana riang dan gembira, sesuai dengan tagline kampanye yang diusungnya.
“Ini tagline-nya riang gembira. Ketika saya keliling pasar, ada kawan-kawan musisi yang mengiringi perjalanan kami, sehingga membawa keriangan dan kegembiraan,” ujar Khofifah pada Sabtu (26/10/2024).
Khofifah juga menyampaikan pentingnya menjaga suasana pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang harmonis dan berfokus pada gagasan, bukan sekadar like and dislike.
Ia menilai bahwa debat publik pasangan calon adalah ajang bagi para kandidat untuk menawarkan ide-ide konstruktif yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Bersama masyarakat, Pilkada ini kita bawa dalam suasana riang gembira,” ungkapnya.
Tidak hanya berinteraksi dengan para pedagang dan pengunjung, Khofifah turut memborong sejumlah produk lokal. Di lantai empat Pasar Legi, Ia membeli beberapa baju bergambar Reog dari pedagang setempat, yang kemudian dibagikan kepada para pengunjung sebagai tanda apresiasi terhadap produk khas Ponorogo tersebut.
Selain mendukung produk lokal, Khofifah juga menunjukkan perhatian pada kesehatan masyarakat dengan membawa tim medis yang menawarkan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pedagang pasar. Langkah ini diambilnya karena Ia menyadari bahwa banyak pedagang mungkin kesulitan menyisihkan waktu untuk memeriksakan kesehatan.
“Kami bawa tim medis untuk pemeriksaan kesehatan, termasuk cek diabetes, asam urat, kolesterol, dan tensi darah. Ini hal mendasar dan bisa dilakukan di mana saja, termasuk di pasar,” tutup Khofifah.
Dengan pendekatan yang membumi dan ajakan berpolitik secara damai, Khofifah berupaya mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat Jawa Timur. (end/ian)






