Jember (beritajatim.com) – Kamar tungku pengasapan karet milik Perusahaan Daerah Perkebunan Kahyangan di Kebun Sumbertenggulun, Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, Jawa Timur terbakar, Selasa (14/1/2025).
Sued Suhartono, sinder pabrik karet, mengetahui adanya kebakaran pada pukul 06,30 WIB saat datang ke pabrik. Asap mengepul dari kamar tungku pengasapan nomor tiga. Pabrik memang tengah mengolah karet.
Pabrik itu memiliki tiga kamar tungku pengasapan dengan ukuran panjang lima meter, lebar lima meter, dan tinggi 2,5 meter. Kamar itu berdinding bata, menggunakan kerangka kayu, dengan lantai plat besi berlubang, dan beratapkan seng.
Merasa ada yang tak beres, Sued memberitahu tujuh orang pegawai yang sedang berada di kamar tungku pengasapan nomor satu untuk keluar. Dia sudah menelepon pemadam kebakaran. “Tapi medannya sulit sehingga tidak bisa datang. Akhirnya kami padamkan api pakai APAR (Alat Pemadam Api Ringan) dan air,” katanya.
Kebakaran dipicu percikan api dari tungku yang dibakar dengan kayu kopi. “Seharusnya yang membubung ke atas adalah asap, bukan percikan api,” kata Sued.
Api menyambar jaret lateks, kayu, dan bambu yang mudah terbakar. Sued dan kawan-kawan butuh waktu dua jam untuk memadamkan api sepenuhnya. “Alhamdulillah, tidak ada karyawan yang jadi korban. Dua ruang pengasapan bisa diselamatkan. Hanya perlu perbaikan kecil-kecil,” katanya.
Ini bukan kebakaran pertama. Sebelumnya pada 2023 api juga membakar satu ruang kamar. Kali ini kebakaran merugikan Kahyangan sebesar Rp 30 juta. Selain ruangan yang terbakar, karet tak bisa diselamatkan. [wir]






