Gresik (beritajatim.com) – Imbas meluapnya Kali Lamong menyebabkan tiga desa di Kecamatan Balongpanggang, Gresik. Tiga yanh dimaksud diantaranya Desa Wotansari, Sekarputih, dan Dapet. Ketinggian air mencapai 20 centimeter. Sehingga, ratusan rumah warga serta pilihan hektar sawah terendam banjir.
“Luapan banjir terjadi kemarin saat terjadi hujan lebat di wilayah Kecamatan Balongpanggang,” ujar Danramil 0817/09 Balongpangg, Kapten Arh Kuntoko, Selasa (6/02/2024).
Perwira pertama TNI itu menambahkan, atas kejadian ini pihaknya memerintahkan dua anggotanya untuk memantau perkembangan banjir akibat meluapnya Kali Lamong. “Dari laporan yang masuk banjir belum surut dan masih menggenangi di tiga desa yang masih tergenang,” imbuhnya.
Tiga desa yang masih tergenang banjir. Rinciannya, Desa Dapet ketinggian air 20 centimeter. Sawah tergenang 15 hektar. Desa Sekarputih, ketinggian air 25 centimeter, dan 20 hektar sawah terendam, Desa Wotansari, air masih di ketinggian 20 centimeter, serta 100 rumah terendam, dan 25 hektar sawah terendam air. “Adanya banjir ini kami berharap masyarakat lebih waspada, jangan sampai ada korban jiwa,” ungkap Kuntoko.
Sementara Kabid Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, FX Driatmicko menyatakan pihaknya sudah melakukan pemetaan serta mendidikan tenda darurat di kecamatan. “Tenda darurat serta logistik disiapkan untuk warga yang rumahnya terdampak banjir meluapnya Kali Lamong,” pungkasnya. [dny/kun]






