Gresik (beritajatim.com) – Sebanyak 5 desa di Kecamatan Balongpanggang terendam banjir akibat meluapnya Kali Lamong. Banjir terjadi imbas curah hujan yang sangat tinggi di wilayah Gresik Selatan.
Adapun 5 desa terendam banjir yaitu Desa Ngampel, Sekaputih, Banjaragung, dan Desa Wotansari. “Semua desa itu berdasarkan laporan masuk tergenang banjir,” ujar Camat Balongpanggang Amri, Minggu (19/02/2023).
Ia menambahkan, saat ini curah hujan di wilayah Gresik Selatan cukup tinggi. Hampir tiga hari ini hujan terus melanda.
“Desa yang terendam sebagian besar berada di pinggiran sungai Kali Lamong. Rata-rata yang terkena dampak rumah milik warga,” imbuhnya.
Kendati terendam banjir lanjut Amri, hal itu tidak berlangsung lama. Pasalnya, air yang menggenangi pemukiman warga cepat surut.
“Saat ini kamj terus memantau kondisi di lapangan, dan berupaya maksimal agar banjir tersebut dapat segera surut. Sehingga, aktivitas masyarakat dapat kembali normal,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”banjir-gresik”]
Amri juga mengimbau, kepada masyarakat yang terdampak banjir untuk selalu waspada. Masyarakat yang memerlukan bantuan, bisa datang ke posko yang telah didirikan oleh pemerintah setempat di sekitar lokasi banjir.
“Kami mendirikan posko siaga ada petugas gabungan berjaga 24 jam. Petugas itu yakni dari unsur TNI, Polri, BPBD, dan petugas medis,” pungkas Amri. [dny/but]






