Jember (beritajatim.com) – Kresna Unesa Surabaya berpeluang lolos ke Babak 28 Besar Liga 3 Jawa Timur, setelah mengalahkan Persema Malang 3-1 (3-0) di Stadion Jember Sport Garden, Kabupaten Jember, Jumat (15/12/2023).
Tiga gol kemenangan Kresna dicetak melalui gol bunuh kapten Persema Jungjungan Nabolas Sinambela pada menit 33, Muhammad Jawahiril Arzaq pada menit 44, dan Rizal Afandi pada menit 45+1. Satu-satunya gol pelipur lara Persema dicetak Maulana Rizky Saputra pada menit 48.
David Agus Prianto, pelatih Kresna Unesa, menyebut para pemainnya bermain sesuai skema yang diinstruksikan. “Kami harus memaksimalkan peluang yang ada,” katanya.
David sebenarnya berharap anak asuhnya bisa mencetak empat sampai lima gol untuk mengejar ketertinggalan agregat gol dengan Pasuruan United.
Namun pada babak pertama, tempo pertandingan dinilai David terlalu tinggi. Ia khawatir para pemainnya akan kehabisan stamina.
Dengan jeda pertandingan yang hanya satu hari, David khawatir penampilan Kresna Unesa justru antiklimaks saat menghadapi Persid, Minggu (17/12/2023).
Maka David menginstruksikan anak-anak asuhnya memainkan tempo pertandingan pada babak kedua. Tapi ternyata mereka malah kebobolan pada tiga menit awal babak kedua.
Saat ini Kresna dan Pasuruan United sama-sama mengantongi 7 angka. Yang membedakan hanya selisih gol. Agregat gol Kresna 6-6 dan agregat gol Pasuruan United 6-5.
Menghadapi Persid Jember pada pertandingan terakhir, David tetap percaya diri. Pada pertandingan pertama, Kresna kalah 1-2 dan harus bermain dengan 10 pemain sejak menit 77
“Sepak bola tidak bisa diprediksi. Tidak ada yang tidak mungkin dalam sepak bola. Kalau sama-sama bermain fair play, saya optimistis kami akan lolos,” katanya
David memaksimalkan jeda pertandingan, Sabtu (16/12/2023), untuk beristirahat. “Kami pada pertandingan putaran pertama sudah tahu kelemahan dan kelebiham Persid. Insyaallah kalau pertandingan kali ini berjalan fair play, saya tetap optimistis,” katanya. [Wir]






