Lamongan (beritajatim com) – Persela Lamongan harus mengakui ketangguhan Persekat Tegal, dalam laga uji coba yang digelar untuk persiapan menjelang bergulirnya Liga 2 musim ini.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Tuban Sport Center (TSC), Minggu (18/82024) tersebut, Persela menyerah dengan skor tipis 0-1 atas Persekat. Gol tejadi saat laga beru berjalan 4 menit.
Sebenarnya Persela mendapatkan beberapa kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan. Salah satunya melalui hadiah penalti yang diberikan wasit karena pemain Persekat hand ball di kotak penalti.
Namun Anderson Nascimento yang menjadi algojo, gagal menunaikan tugasnya dengan sempurna.
“Gol terjadi di menit awal, itu tragedi (kesalahan) seperti saat melawan Nusantara United. Ini menjadi pelajaran bersama dan harus ada pembenahan,” kata Didik Ludianto, Pelatih Persela, Senin (19/8/2024).
Secara permainan, kata Didik, penampilan anak asuhnya tidak kalah bagus dibanding tin lawan yang bermain cenderung bertahan.
Bahkan di pertandingan babak kedua, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini benar-benar menguasai pertandingan. Gelombang serangan terus dilancarkan dan berhasil menciptakan sejumlah peluang.
“Kami menyerang habis-habisan belum juga membuahkan gol,” tuturnya.
Namun demikian, Didik mengaku mendapatkan pengalaman berharga dari uji coba yang tertutup bagi penonton tersebut. Dia mencatat ada beberapa sisi yang segera harus dibenahi.
“Itulah tujuan kita melakukan uji coba, menang atau kalah kita bisa melakukan evaluasi. Apapun, dan itu harus dibenahi sebelum pertandinhan resmi Liga 2 dimulai,” kata Didik.
Kekalahan atas Persekat ini menjadi kekalahan kedua Persela saat menjalani laga uji coba melawan tim selevel. Sebelumnya Laskar Joko Tingkir juga menelan kekalahan saat menjajal Nusantara United. [fak/aje]






