Ringkasan Berita:
- Hotel Santika Pandegiling Surabaya tampil unik lewat konsep Rujak Liga Mesir di Festival Rujak Uleg 2026.
- Konsep tersebut memadukan budaya lokal Surabaya dengan nuansa khas Timur Tengah.
- Kreativitas tim berhasil meraih Juara 3 kategori Rujak Kreasi Terbaik sektor perhotelan.
- Festival ini menjadi ajang pelestarian budaya sekaligus penguat pariwisata Surabaya.
Surabaya (beritajatim.com) – Ratusan peserta beradu ide kreatif dalam Festival Rujak Uleg 2026 di Surabaya dengan menampilkan berbagai inovasi unik dalam meracik kuliner tradisional khas Kota Pahlawan.
Salah satu penampilan yang paling mencuri perhatian datang dari Hotel Santika Pandegiling Surabaya melalui konsep nyentrik bertajuk Rujak Liga Mesir.
Mengusung nuansa khas Timur Tengah, tim Hotel Santika menghadirkan perpaduan budaya lokal rujak uleg dengan visual padang pasir, kostum tematik, serta konsep hiburan yang berbeda dari peserta lain.
“Kami ingin memperkenalkan kreativitas tim sekaligus melestarikan budaya khas kota ini lewat konsep yang unik dan menghibur,” kata Public Relations Hotel Santika Pandegiling Surabaya, Urwa, Senin (11/5/2026).
Konsep kreatif tersebut sukses memikat perhatian juri dan pengunjung.
Kerja keras tim Hotel Santika akhirnya membuahkan hasil manis dengan meraih Juara 3 kategori Rujak Kreasi Terbaik khusus sektor perhotelan.
“Kami amat bersyukur atas raihan posisi ketiga ini. Semoga langkah ini mempererat hubungan kami dengan publik dan mendukung pariwisata daerah,” ujar Urwa.
Festival Rujak Uleg 2026 bertema Rujak Phoria tidak hanya menampilkan kompetisi meracik bumbu, tetapi juga parade kostum, yel-yel, hingga tradisi mengulek bumbu bersama menggunakan cobek raksasa.
Sebagai salah satu agenda Karisma Event Nusantara, festival ini melibatkan berbagai elemen mulai dari UMKM, perwakilan kecamatan, sektor perhotelan, hingga pejabat daerah.
Partisipasi Hotel Santika Indonesia Hotels & Resorts menjadi bentuk nyata dukungan industri perhotelan dalam menjaga tradisi khas Surabaya tetap hidup.
Melalui konsep Rujak Liga Mesir, budaya lokal tidak hanya dilestarikan, tetapi juga dikemas lebih modern, kreatif, dan berkelas sehingga mampu memperkuat daya tarik wisata Surabaya di tingkat nasional maupun internasional. [ipl/beq]






