Surabaya (beritajatim.com) – Seorang kakek yang dilaporkan tenggelam usai terjatuh di sebuah sungai di Jalan Joyoboyo, Surabaya, saat buang air besar (BAB) di tepi sungai ditemukan meninggal dunia, pada Senin (25/8/2025).
Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya, Basarnas, dan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PMK) yang bertugas melakukan pencarian. Setelah beberapa jam pencarian, jasad kakek tersebut akhirnya ditemukan pada pukul 09.45 WIB.
Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Surabaya, Linda Novanti, korban ditemukan oleh tim penyelam di dasar sungai.
“Penemuan korban dilakukan saat proses penyelaman petugas,” kata Linda.
Kondisi korban saat ditemukan cukup memprihatinkan. Jasadnya tersangkut di dalam lumpur pada kedalaman 5 meter, sekitar 25 meter dari lokasi ia terjatuh. Setelah berhasil diangkat, jasad korban kemudian dievakuasi untuk proses identifikasi lebih lanjut.
“Saat ini jasad korban dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr. Sutomo dulu, karena sampai sekarang identitasnya belum diketahui,” jelas Linda.
Proses identifikasi masih terus dilakukan oleh tim inafis kepolisian, dibantu BPBD Surabaya dan petugas gabungan lainnya yang berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan kecamatan setempat.
“Belum diketahui pasti identitasnya, kami sudah koordinasi dengan kecamatan, siapa tahu ada keluarganya yang merasa kehilangan atau ada warga sekitar yang mengenalinya, tapi masih belum ada informasi lebih lanjut dari kecamatan,” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang kakek berusia sekitar 60 tahun dilaporkan tenggelam di sebuah sungai di Jalan Joyoboyo, Surabaya. Peristiwa tragis ini terjadi pada Senin (25/8/2025) pagi, saat ia sedang buang air besar (BAB) di tepi sungai.
Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Surabaya, Linda Novanti, timnya menerima laporan tentang insiden ini sekitar pukul 06.10 WIB.
“Commad Center 112 Surabaya menerima laporan dari warga mengenai seorang kakek yang diperkirakan jatuh ke sungai saat sedang buang air besar,” jelas Linda, Senin (25/8).
Dari kesaksian warga yang melapor, ia sempat menyaksikan kejadian nahas tersebut. Namun, dirinya tak berdaya dan tak sempat menolong. Saat warga mencoba menolong, kakek tersebut sudah tidak terlihat lagi di permukaan air. [ram/aje]






